Menyedihkan, 14 Ribu Bayi di Indonesia Meninggal karena Kelainan Jantung Bawaan

Rabu, 27 Juli 2022 - 11:33 WIB
loading...
Menyedihkan, 14 Ribu...
Menkes Budi Gunadi merasa sedih karena data dari Rumah Sakit Harapan Kita menunjukkan bahwa sebanyak 14 ribu bayi meninggal akibat kelainan jantung bawaan. / Foto: ist
A A A
JAKARTA - Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin merasa sedih karena data dari Rumah Sakit Harapan Kita menunjukkan bahwa sebanyak 14 ribu bayi meninggal akibat kelainan jantung bawaan atau congenital heart disease.

"Aku sedih, aku baru dengar cerita dari RS Harapan Kita yang melaporkan setiap tahunnya 50 ribu bayi lahir dengan kelainan jantung bawaan, 14 ribu di antaranya meninggal dunia akibat tidak tertangani dengan maksimal," terang Menkes Budi Gunadi di Jakarta, Selasa (26/7/2022).

Mirisnya, dari 50 ribu bayi yang lahir dengan kelainan jantung bawaan itu 40 persen di antaranya memerlukan tindakan bedah jantung untuk mempertahankan kehidupannya. Apabila tidak dilakukan pembedahan, bayi-bayi tersebut kebanyakan meninggal 3 tahun kemudian.

Baca juga: Waspada! Tidak Divaksin 30 Kali Lipat Berisiko Masuk RS Akibat Covid-19

"Jadi, sebanyak 20 ribu bayi setiap tahunnya itu membutuhkan bedah jantung terbuka untuk memperbaiki jantungnya. Kalau tidak, ya, mereka meninggal dunia 3 tahun setelahnya," kata Menkes Budi terharu.

Menkes Budi memaparkan, kendala yang sampai saat ini masih dihadapi adalah banyak rumah sakit kekurangan dokter yang bisa bedah jantung terbuka untuk anak. Karena masalah itu, banyak nyawa yang tidak tertolong.

"We need to do something seriously, karena kalau tidak, akan terus ada bayi yang meninggal," tandasnya.

Oleh karenanya, dia berharap sekali semakin banyak dokter ahli yang lahir di negeri ini. Pasalnya, sampai sekarang jumlah dokter yang tersedia masih belum memadai untuk mencakup semua masyarakat Indonesia.

Jika mengacu pada standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), satu dokter itu harusnya menangani 1.000 pasien, sedangkan Indonesia jumlah dokternya itu diperkirakan baru 120 ribu. Artinya, masih kurang 150 ribu dokter dari 270 ribu dokter yang dibutuhkan di Indonesia.

Untuk mempercepat lahirnya dokter-dokter di negeri ini, Kemenkes sendiri melakukan beberapa upaya, salah satunya memberikan kesempatan bagi para dokter maupun dokter gigi yang ingin berkontribusi bagi pembangunan kesehatan di Tanah Air dengan membuka Program Bantuan Pendidikan (PBP), bekerja sama dengan Kementerian Keuangan.

Baca juga: Singapura Catat 9 Kasus Cacar Monyet, IDI Sarankan Segera Tes PCR Jika Bergejala

Hal ini sejalan dengan Surat Edaran Nomor HK.02.021/I/1050/2022 tentang Rekrutmen Program Bantuan Pendidikan Dokter Spesialis - Dokter Gigi Spesialis Angkatan XXIX dan Dokter Subspesialis Angkatan XI Kemenkes RI Tahun 2022.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkes Soroti Konsumsi...
Menkes Soroti Konsumsi Mayones Berlebihan, Satu Sendok Mengandung 100 Kalori
Menkes Ungkap Bahaya...
Menkes Ungkap Bahaya Tersembunyi Kecap Manis, Kandungan Natriumnya Ternyata Tinggi
Tips Sate Sehat Anti...
Tips Sate Sehat Anti Kanker ala Menkes, Cocok untuk Olahan Daging Kurban
Menkes Ingatkan Bahaya...
Menkes Ingatkan Bahaya Cara Masak Daging Kambing yang Salah saat Iduladha
Daging Kambing Dituding...
Daging Kambing Dituding Picu Kolesterol dan Hipertensi, Ini Kata Menkes
Menkes Rombak Jam Kerja...
Menkes Rombak Jam Kerja Dokter Internship usai 4 Dokter Meninggal, Maksimal 40 Jam per Minggu
Soroti Kematian Dokter...
Soroti Kematian Dokter Icha, DPR Minta Kemenkes dan Polisi Usut Tuntas
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Menkes Kaji Insentif...
Menkes Kaji Insentif untuk Dokter Umum dan Gigi di Daerah Tertinggal
Rekomendasi
Jelang Upacara HUT Ke-80...
Jelang Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara, Begini Situasi Satlat Brimob Cikeas
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
IPB University Akan...
IPB University Akan Buka Jalur RPL untuk Penerimaan Mahasiswa Baru S1 dan Pascasarjana
Berita Terkini
Sunscreen Ringan Jadi...
Sunscreen Ringan Jadi Pilihan Perlindungan Kulit Harian di Iklim Tropis
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
GSDC 2026 di ICE BSD...
GSDC 2026 di ICE BSD Perkuat Posisi Indonesia dalam Industri MICE Berkelanjutan
Usia 30-an Lutut Mulai...
Usia 30-an Lutut Mulai Rewel? Mengapa Welmove Bukan Hanya Suplemen untuk Orang Tua
My Devil President:...
My Devil President: Microdrama CEO yang Penuh Plot Twist
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Swift Vows Love Story Unfolds di V+Short, Kisah Cinta CEO
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved