Soal Efikasi Vaksin Booster Covid-19, Ahli Kesehatan: Bisa Cegah Kematian Hingga 50 Persen Lebih
Minggu, 31 Juli 2022 - 18:15 WIB
loading...
Pemberian vaksin booster kedua Covid-19 di Indonesia yang dikhususkan untuk para tenaga kesehatan (nakes) pada Juli 29 Juli 2022, memiliki efikasi (manfaat) lebih dari 50 persen. Foto/Dok.Sindonews
A
A
A
JAKARTA - Pemberian vaksin booster kedua Covid-19 di Indonesia yang dikhususkan untuk para tenaga kesehatan (nakes), memiliki efikasi (manfaat) lebih dari 50 persen.
Hal tersebut disampaikan Dr Muhammad Fajri Adda’I, dokter relawan Covid-19 dan edukator kesehatan bahwa setiap vaksin memiliki efikasi. Khususnya saat ini di tengah Covid-19, pemberian booster bisa memberikan perlindungan yang lebih.
Efektivitas vaksin Covid-19 terbukti mampu meminimalisir gejala buruk hingga kematian, katanya. Namun efikasi atau manfaat bisa berkurang sehubungan dengan munculnya varian/subvarian baru, seperti BA.4 dan BA.5 memilki kemampuan escape imunity atau menghindari antibodi (sistem kekebalan tubuh).
"Kalau Covid-19 ini masih sesuatu yang baru, kalau ditanya sampai berapa lama? Sejauh ini baru 2 tahun penelitiannya selama ini cukup efektif," ujar Dr Fajri kepada MNC Portal, Minggu (31/7/2022).
Baca Juga: BPOM Umumkan Efikasi Vaksin Sinovac 65,3%, Apa Itu Efikasi?
">Hal tersebut disampaikan Dr Muhammad Fajri Adda’I, dokter relawan Covid-19 dan edukator kesehatan bahwa setiap vaksin memiliki efikasi. Khususnya saat ini di tengah Covid-19, pemberian booster bisa memberikan perlindungan yang lebih.
Efektivitas vaksin Covid-19 terbukti mampu meminimalisir gejala buruk hingga kematian, katanya. Namun efikasi atau manfaat bisa berkurang sehubungan dengan munculnya varian/subvarian baru, seperti BA.4 dan BA.5 memilki kemampuan escape imunity atau menghindari antibodi (sistem kekebalan tubuh).
"Kalau Covid-19 ini masih sesuatu yang baru, kalau ditanya sampai berapa lama? Sejauh ini baru 2 tahun penelitiannya selama ini cukup efektif," ujar Dr Fajri kepada MNC Portal, Minggu (31/7/2022).
Baca Juga: BPOM Umumkan Efikasi Vaksin Sinovac 65,3%, Apa Itu Efikasi?
"Untuk menghadapi varian baru untuk efektivitasnya itu bisa berkurang, tapi setidaknya masih efektif," katanya menambahkan