Penyebab dan Cara Mengatasi Payudara Bengkak saat Menyusui
Senin, 01 Agustus 2022 - 20:24 WIB
loading...
A
A
A
Namun, ketika ibu menyusui sudah mengalami keluhan tersebut, penanganannya memang agak merepotkan. Para ibu harus melakukan kompres hangat dengan tujuan membuat merasa lebih nyaman dan juga membantu merangsang kontraksi otot.
“Jadi ada kontraksi otot dirangsang, caranya dengan kompres hangat. Ibunya diberi minum hangat. Suami dukung dengan memberi pemijatan laktasi. Keluarga juga mendukung, jangan paksa ibu langsung kasih kasih susu formula," jelas Jeanne-Roos.
"Dokter atau tenaga kesehatan harus mendukung dan memantau, apakah asupan kurang. Kalau asupan kurang apa yang harus dilakukan,” tambahnya.
Baca Juga: 6 Hal yang Perlu Dilakukan Ibu Menyusui saat Jalani Puasa Ramadhan
Menurut Jeanne-Roos, mengikuti ANC saat masa kehamilan sangat penting untuk para ibu. Sehingga ketika mengalami keluhan saat masa menyusui, mereka sudah paham apa yang harus dilakukan.
“Saat terjadi mastitis, pengobatan akan lebih sulit. Karena ibunya udah kesakitan, keluarganya ribut bayinya mau dikasih apa. Melakukan pencegahan lebih baik. Jadi ikuti ANC di awal kehamilan dan sesudahnya dan pilih tenaga medis yang mendukung ASI,” tandasnya.
“Jadi ada kontraksi otot dirangsang, caranya dengan kompres hangat. Ibunya diberi minum hangat. Suami dukung dengan memberi pemijatan laktasi. Keluarga juga mendukung, jangan paksa ibu langsung kasih kasih susu formula," jelas Jeanne-Roos.
"Dokter atau tenaga kesehatan harus mendukung dan memantau, apakah asupan kurang. Kalau asupan kurang apa yang harus dilakukan,” tambahnya.
Baca Juga: 6 Hal yang Perlu Dilakukan Ibu Menyusui saat Jalani Puasa Ramadhan
Menurut Jeanne-Roos, mengikuti ANC saat masa kehamilan sangat penting untuk para ibu. Sehingga ketika mengalami keluhan saat masa menyusui, mereka sudah paham apa yang harus dilakukan.
“Saat terjadi mastitis, pengobatan akan lebih sulit. Karena ibunya udah kesakitan, keluarganya ribut bayinya mau dikasih apa. Melakukan pencegahan lebih baik. Jadi ikuti ANC di awal kehamilan dan sesudahnya dan pilih tenaga medis yang mendukung ASI,” tandasnya.
(dra)
Lihat Juga :