Produk Tembakau Alternatif Bisa Jadi Alternatif Perokok Dewasa Beralih Kebiasaan

Rabu, 24 Agustus 2022 - 05:19 WIB
loading...
Produk Tembakau Alternatif...
Terdapat sejumlah pilihan bagi perokok dewasa untuk beralih dari kebiasaan merokok. / Foto: ilustrasi/teazaenergy.com
A A A
JAKARTA - Terdapat sejumlah pilihan bagi perokok dewasa untuk beralih dari kebiasaan merokok. Salah satunya adalah dengan produk tembakau alternatif , seperti produk tembakau yang dipanaskan, kantong nikotin, dan rokok elektrik atau vape.

Dalam forum Evolving Treatment Methodologies in Addiction (ETMA) yang selenggarakan daring, belum lama ini, membahasa tema tersebut.

Pada diskusi yang mengusung tema How Effective is Harm Reduction as a Form Treatment?, Sharifah Ezzat Wan Puteh dari Manajemen Rumah Sakit dan Ekonomi Kesehatan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), menyebutkan jika perokok dewasa akan terus tetap merokok apabila tidak disediakan alternatif.

Baca juga: Orang Tua Seperti Apakah Anda? Cari Tahu Tingkat Kedekatan dengan Anak di Sini!

Kondisi tersebut, lanjutnya, tergambarkan ketika Pemerintah Malaysia melarang beberapa varian rasa pada rokok elektrik dijual di pasaran beberapa waktu lalu.

Pemerintah Malaysia sendiri, baru-baru ini, merencanakan regulasi yang mengatur tentang larangan merokok dan kepemilikan tembakau, termasuk rokok elektrik, bagi warganya yang lahir setelah 2007.

"Ketika itu terjadi, pada akhirnya prevalensi merokok akan meningkat lagi. Ini akan menjadi kerugian bagi Malaysia jika rokok elektrik dengan rokok diatur lewat regulasi yang sama," ungkap Sharifaf, seperti dikutip dari sebuah keterangan pers, Selasa (23/8/2022).

Dengan aturan tersebut, lanjut Sharifah, perokok dewasa tidak memiliki pilihan untuk berhenti merokok, seperti rokok elektrik dan produk tembakau alternatif lainnya yang mampu mengurangi risiko kesehatan.

"Kami memiliki makalah penelitian yang menunjukkan bahwa tingkat keberhasilan terapi pengganti nikotin (untuk berhenti merokok) cukup suram. Beberapa tidak berhasil dengan terapi pengganti nikotin," ungkap Sharifah.

Menurutnya, para peneliti telah berbicara langsung dengan pemerintah sekaligus menyajikan data-data ilmiah mengenai produk tembakau alternatif.

Akan tetapi, data-data tersebut tidak terlalu diperhatikan oleh pemerintah. "Padahal, penelitian ini sebenarnya justru bermanfaat," sambungnya.

Lebih lanjut, Sharifah menuturkan bahwa Selandia Baru justru melakukan pendekatan yang berbeda dengan Malaysia. Negeri Kiwi tersebut memanfaatkan produk tembakau alternatif untuk menekan prevalensi merokok dan memperkuatnya dengan regulasi yang berbasis fakta.

Baca juga: Global Radio Rayakan HUT RI ke-77 Bersama Musisi Nasional dan Internasional

Di Selandia Baru, pengaturan antara rokok yang dibakar berbeda dengan produk tembakau alternatif. Dalam aturannya menekankan bahwa produk tersebut tidak boleh diakses oleh mereka yang masih di bawah usia 18 tahun dan non-perokok.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jonathan Frizzy Siap...
Jonathan Frizzy Siap Berakting Lagi usai Bebas dari Penjara
Jonathan Frizzy Dihukum...
Jonathan Frizzy Dihukum 8 Bulan Penjara Atas Kasus Vape Obat Keras
Waspada! 15 Juta Remaja...
Waspada! 15 Juta Remaja Menggunakan Vape, Ini Cara Hindari Kecanduan Nikotin  
Jonathan Frizzy Dituntut...
Jonathan Frizzy Dituntut 1 Tahun Penjara Kasus Vape Obat Keras
Jonathan Frizzy Akui...
Jonathan Frizzy Akui Menyesal, Hidupnya Hancur Akibat Kasus Vape Obat Keras
Jonathan Frizzy Sempat...
Jonathan Frizzy Sempat Tes Urine usai Coba Vape Berisi Etomidat di Bangkok, Hasilnya Negatif
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Akvindo: Tembakau Alternatif...
Akvindo: Tembakau Alternatif Kurangi Paparan Asap Rokok
Ingatkan Klub Malam...
Ingatkan Klub Malam Proaktif Lapor Polisi Jika Temui Narkoba Vape, Sahroni: Laporkan atau Ditutup!
Rekomendasi
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Polda Metro Jaya Minta...
Polda Metro Jaya Minta Hakim Tolak Seluruh Permintaan Praperadilan Roy Suryo
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
Berita Terkini
Mengenal Penyakit Lyme,...
Mengenal Penyakit Lyme, Infeksi yang Diidap Bella Hadid hingga Sebabkan Gejala Kronis
Jisoo BLACKPINK Dinobatkan...
Jisoo BLACKPINK Dinobatkan Jadi Artis K-Pop dengan Wajah Tercantik, Aksi Donasinya Ikut Disorot
Betrand Peto Ungkap...
Betrand Peto Ungkap Momen Canggung Ruben Onsu Bertemu Sarwendah Sebelum Berangkat Umrah
Ruben Onsu Siap Daftarkan...
Ruben Onsu Siap Daftarkan Gugatan Hak Asuh Anak Usai Pulang Umrah
Kasus Hanania Group,...
Kasus Hanania Group, Awkarin Tegaskan Kerja Sama Hanya Barter Fasilitas Umrah
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan...
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan soal Kerja Sama dengan Hanania Group
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved