alexametrics

Takut Komitmen atau Menikah? Mungkin Anda Mengalami Gamophobia

loading...
Takut Komitmen atau Menikah? Mungkin Anda Mengalami Gamophobia
Apakah Anda merasa cemas setiap kali seseorang menyebut pernikahan atau komitmen kepada Anda? Jika demikian, itu mungkin karena Anda takut komitmen atau menikah. Foto/istimewa.
A+ A-
JAKARTA - Apakah Anda merasa cemas setiap kali seseorang menyebut pernikahan atau komitmen kepada Anda? Jika demikian, itu mungkin karena Anda takut komitmen atau menikah.

Pernikahan adalah komitmen besar dan bagi beberapa orang, hal itu bisa menjadi masalah besar dan membuat mereka takut.

Ketakutan atau fobia ini dikenal sebagai gamophobia. Gamophobia didefinisikan sebagai ketidakmampuan seseorang untuk mempertahankan hubungan ke titik di mana mereka mengalami gejala fisik atau psikologis. Ini dapat muncul dari pengalaman negatif pernikahan yang telah disaksikannya dalam kehidupan.

Ini tidak harus menjadi pengalaman pribadi, gagal berhubungan dalam keluarga atau lingkaran dekat juga dapat memiliki efek negatif pada seseorang. Gamophobia bukanlah sifat kepribadian bawaan, tetapi hasil dari situasi tertentu yang meninggalkan kesan negatif. Kondisi ini dapat dikelola dengan terapi yang tepat dan sikap yang benar.



Dilansir Pink Villa, gamophobia bisa disebabkan oleh beberapa hal. Di antaranya adalah riwayat keluarga dengan penyakit mental, depresi, takut ditinggalkan, pengalaman keluarga yang tidak bahagia, trauma masa kecil dan ketidakamanan pribadi.

Sementara, gejala gamophobia terdiri dari mual, ketidakmampuan untuk berkomitmen, sakit kepala ringan, tidak tersedianya emosi, nyeri di dadan, kegelisahan, pikiran negatif, ketidakmampuan untuk fokus, kehilangan kendali dan agresi. Kabar baiknya, gamophobia dapat hilang dengan sendirinya jika Anda bersedia mengambil tindakan yang diperlukan untuk mengatasi masalah tersebut.



Tetapi, jika mengalami rasa takut yang ringan hingga sedang, maka Anda dapat mencoba beberapa hal untuk mengatasi rasa takut. Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda lakukan. (Baca juga: Tips Perkuat Pernikahan dan Menghindari Perceraian Menurut Ahli).

1. Hanya karena memiliki seseorang yang Anda kenal menderita pengalaman traumatis, bukan berarti Anda akan melakukannya. Jadi, tinggalkan perasaan ini untuk bahagia dalam hidup.
halaman ke-1 dari 2
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak