Diabetes, Tiga Bau Badan yang Menandakan Kadar Gula Darah Tinggi
Senin, 12 September 2022 - 10:23 WIB
loading...
A
A
A
Aspek paling berbahaya dari kondisi ini adalah dehidrasi, ketidakseimbangan kalium dan asidosis, yang kemungkinan besar akan membunuh. Medline Plus menjelaskan kondisi tersebut dapat menghasilkan tiga bau berbeda yang cenderung muncul pada seseorang.
Bau ini termasuk bau buah saat napas, napas yang berbau seperti kotoran karena muntah yang berkepanjangan atau ketika ada obstruksi usus dan napas yang berbau seperti amonia yang biasanya terjadi pada orang dengan gagal ginjal kronis.
Bau ini terjadi ketika keton diproduksi terlalu cepat dan menumpuk di dalam darah sehingga bisa menjadi racun. Keton meninggalkan tubuh melalui napas dan keringat, yang menjelaskan bau yang berbeda.
Baca Juga: Cara Mengetahui Diabetes, Deteksi 10 Gejala Awal Sejak Dini
Perlu dicatat bahwa kondisi tersebut memang terjadi secara eksklusif pada penderita diabetes, tetapi juga dapat dilihat dengan kondisi seperti stroke dan serangan jantung.
Pada penderita diabetes, biasanya disebabkan oleh hyperosmolar hyperglycaemic non-ketotic syndrome, kondisi berbahaya yang mengakibatkan kadar glukosa darah sangat tinggi. Ini mempengaruhi kedua jenis penderita diabetes.
Bau ini termasuk bau buah saat napas, napas yang berbau seperti kotoran karena muntah yang berkepanjangan atau ketika ada obstruksi usus dan napas yang berbau seperti amonia yang biasanya terjadi pada orang dengan gagal ginjal kronis.
Bau ini terjadi ketika keton diproduksi terlalu cepat dan menumpuk di dalam darah sehingga bisa menjadi racun. Keton meninggalkan tubuh melalui napas dan keringat, yang menjelaskan bau yang berbeda.
Baca Juga: Cara Mengetahui Diabetes, Deteksi 10 Gejala Awal Sejak Dini
Perlu dicatat bahwa kondisi tersebut memang terjadi secara eksklusif pada penderita diabetes, tetapi juga dapat dilihat dengan kondisi seperti stroke dan serangan jantung.
Pada penderita diabetes, biasanya disebabkan oleh hyperosmolar hyperglycaemic non-ketotic syndrome, kondisi berbahaya yang mengakibatkan kadar glukosa darah sangat tinggi. Ini mempengaruhi kedua jenis penderita diabetes.
Lihat Juga :