Beri Potensi Terbaik, Geofakta Razali Ajak Publik Lakukan Self Improvement

Rabu, 28 September 2022 - 10:01 WIB
loading...
Beri Potensi Terbaik, Geofakta Razali Ajak Publik Lakukan Self Improvement
Praktisi dan akademisi komunikasi, Dr. Geofakta Razali sangat menikmati perannya sebagai seorang pengajar dan public speaker. / Foto: ist
A A A
JAKARTA - Praktisi dan akademisi komunikasi, Dr. Geofakta Razali sangat menikmati perannya sebagai seorang pengajar dan public speaker dalam beberapa waktu belakangan ini.

Selalu menghadirkan keunikan dan ciri khas tersendiri dalam memberikan pemaparan, Geofakta menjadi cukup digemari oleh berbagai komunitas, sekolah, dan instansi.

Dia selalu mengajak audiensnya untuk memahami perbedaan sebagai keunikan yang harus dipelihara setiap manusia . "Jika Anda tidak siap dengan perbedaan, maka mungkin Anda terlahir di dunia yang salah," demikian ungkapan yang pernah diungkapkannya pada salah satu acara pengembangan diri.

Baca juga: Perlakukan Nathalie Holscher pada Karyawannya Dibongkar Frans Faisal: Orangnya Ternyata Kayak Gitu

Geofakta memberikan pandangan terbuka tentang kajian komunikasi dengan pendekatan psikologi. Dalam setiap kesempatan, dia banyak berbicara tentang kemampuan yang dibutuhkan pada era 5.0 yakni komunikasi, pemikiran kritis, kreativitas, dan kolaborasi.

Menurutnya, tantangan manusia ke depannya adalah bagaimana menganalisa realita dan imajinasi yang perbedaannya terlihat semakin tipis pada masa depan.

"Bagi kita yang tidak berhati-hati, akan menjadi penikmat teknologi yang larut tenggelam dalam kemajuan dunia tanpa berpikir solutif dan kreatif," ungkap Geofakta dalam pernyataan tertulisnya, Rabu (28/9/2022).

Geofakta sendiri memiliki segudang pengalaman pada industri yang berbeda. Sejumlah profesi yang pernah dia geluti di antaranya penyiar, pengarah lapangan (floor director TV), public relation, dan manager marketing komunikasi.

"Gue enggak mau jadi artis, gue udah pernah kerja sama artis. Gue udah banyak ketemu orang. Gue enggak mau dikenal karena embel-embel industri," ujar Geofakta.

Lebih lanjut, dia menyebutkan bahwa kebanyakan orang terlalu bangga dengan perusahaannya, atau tempat mereka belajar dan berkuliah.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1781 seconds (11.210#12.26)