Hidung Tersumbat Bisa Menjadi Gejala Baru Covid-19
Sabtu, 04 Juli 2020 - 12:06 WIB
loading...
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat menambahkan tiga gejala baru virus corona yakni hidung tersumbat atau pilek, mual, dan diare. Foto/Istimewa.
A
A
A
JAKARTA - Baru-baru ini Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat menambahkan tiga gejala baru virus corona yang menyebabkan pandemi COVID-19. Tiga gejala tersebut, yakni hidung tersumbat atau pilek, mual, dan diare.
Dengan demikian, gejala Covid-19 yang sudah dilaporkan mencakup demam atau kedinginan, batuk, sesak napas atau kesulitan bernapas, kelelahan, sakit otot atau tubuh, sakit kepala, kehilangan rasa atau bau, sakit tenggorokan, hidung tersumbat dan pilek, mual dan diare.
“Daftar ini tidak mencakup semua gejala yang mungkin terjadi. CDC akan terus memperbarui daftar ini karena kami mempelajari lebih lanjut tentang COVID-19," kata CDC.
CDC melakukan perubahan serupa pada April lalu ketika para pejabat menambahkan enam gejala tambahan ke dalam daftar. Pada saat itu, gejala-gejala baru ini termasuk menggigil, bergetar berulang-ulang, nyeri otot, sakit kepala, sakit tenggorokan, dan hilangnya rasa atau bau.
Dilansir New York Post, ketika pandemi pertama kali dimulai, demam, batuk, dan sesak napas dilaporkan menjadi tanda paling umum dari infeksi COVID-19. (Baca juga: Kasus Pelemakan Hati Terus Meningkat, Bisa Perparah Pasien Covid-19 ).
Dengan demikian, gejala Covid-19 yang sudah dilaporkan mencakup demam atau kedinginan, batuk, sesak napas atau kesulitan bernapas, kelelahan, sakit otot atau tubuh, sakit kepala, kehilangan rasa atau bau, sakit tenggorokan, hidung tersumbat dan pilek, mual dan diare.
“Daftar ini tidak mencakup semua gejala yang mungkin terjadi. CDC akan terus memperbarui daftar ini karena kami mempelajari lebih lanjut tentang COVID-19," kata CDC.
CDC melakukan perubahan serupa pada April lalu ketika para pejabat menambahkan enam gejala tambahan ke dalam daftar. Pada saat itu, gejala-gejala baru ini termasuk menggigil, bergetar berulang-ulang, nyeri otot, sakit kepala, sakit tenggorokan, dan hilangnya rasa atau bau.
Dilansir New York Post, ketika pandemi pertama kali dimulai, demam, batuk, dan sesak napas dilaporkan menjadi tanda paling umum dari infeksi COVID-19. (Baca juga: Kasus Pelemakan Hati Terus Meningkat, Bisa Perparah Pasien Covid-19 ).
Lihat Juga :