alexametrics

8 Makanan yang Tak Boleh Disimpan di Kulkas

loading...
8 Makanan yang Tak Boleh Disimpan di Kulkas
Dalam gaya hidup yang modern, penggunaan lemari es begitu membantu, tetapi ada makanan yang tak bisa ditempatkan di kulkas karena dapat mengubah rasa. Foto/Istimewa.
A+ A-
JAKARTA - Dalam gaya hidup yang modern, penggunaan lemari es begitu membantu, tetapi kita hampir tidak tahu bahwa mendinginkan makanan tertentu sebenarnya dapat mengubah rasa dan bukan cara yang baik.

Tidak hanya itu, ada makanan yang mengurangi nilai gizi dan mempercepat proses kematangan saat dimasukkan dalam kulkas. Anda mungkin akan terkejut mengetahui bahwa makanan berikut tidak boleh didinginkan. Apa saja? Berikut ulasannya seperti dilansir Times of India. (Baca juga: Waspada! 8 Makanan Ini Berisiko jika Tak Dimasak dengan Benar).

1. Tomat
Menyimpan tomat di dalam lemari es membuatnya pekat. Disarankan untuk menyimpan tomat dalam wadah terbuka, di dekat jendela agar tetap segar dan berair.

2. Kentang
Mendinginkan kentang bisa menghancurkan pati, membuat kentang hambar dan berpasir. Jadi, simpan kentang pada suhu normal, dalam keranjang terbuka.



3. Bawang
Jika Anda benar-benar ingin menyimpan bawang di lemari es, maka gunakan tas yang bisa ditutup bawang dan letakkan di laci sayuran. Tapi, baiknya hindari menyimpannya di kulkas karena kelembapan membuat bawang berjamur dan lembek.

4. Madu
Madu selalu disarankan untuk diletakan pada suhu ruangan karena pendinginan dapat mengkristal madu. (Baca juga: Tips Mudah Bikin Gulai Nangka Padang).



5. Bawang putih
Bawang putih juga lebih tepat jika disimpan di tempat yang sejuk dan kering. Kelembapan yang ada dalam lemari es dapat menghancurkan rasanya.

6. kopi
Para ahli menyarankan bahwa kopi harus disimpan dalam wadah kedap udara. Mendinginkan kopi dapat menghancurkan kacang/ bubuk karena lembab.
halaman ke-1 dari 2
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak