Mengenang Johan Tjasmadi Tokoh Film Indonesia yang Telah Tiada

Sabtu, 08 Oktober 2022 - 07:57 WIB
loading...
A A A
Terpilih pertama kali sebagai Ketua GPBSI perwakilan Jakarta tahun 1967. Ia merangkap sebagai sekjen GPBSI Pusat 4 periode berturut-turut (1970-1974 sampai 1987-1992) dan Ketua Umum GPBSI Pusat 1992-1997. Menjadi anggota Dewan Film Nasional (1979-1992) dan sebagai ketua Umum Panitia Tetap (Pantap) Festival Film Indonesia (1988-1992).

Baca Juga: 5 Film Indonesia dengan Budget Produksi Termahal, Nomor Terakhir Bercita Rasa Hollywood

Mengenang Johan Tjasmadi Tokoh Film Indonesia yang Telah Tiada

Foto/Ilham Bintang

Selanjutnya, ia terpilih sebagai Ketua Badan Pertimbangan Perfilman Nasional (BP2N), pengganti atau pelanjut Dewan Film. Pak John pernah juga menjadi anggota MPR DPR RI tiga masa bakti, 1987-1992, 1992-1997 dan 1997-2002. Mantan Pemimpin Umum Majalah FILM itu adalah penerima Hadiah "Jamaluddin Malik" pada 1993. Terakhir ia menjadi produser pelaksana film kolosal Fatahillah (1996-1997).

Berkenalan Secara Unik

Saya berkenalan dengan Pak John 40 tahun lalu lewat cara unik. Di sela-sela kegiatan penyelenggaran Festival Film Indonesia (FFI) di Palembang tahun 1979. Saat itu terjadi sedikit kemelut antara panitia FFI dengan rombongan wartawan film dari Jakarta. Tengah malam Ketua Panitia FFI 79, Soemardjono (alm) menyambangi wartawan di hotelnya untuk meredakan suasana. Ia ditemani Pak John.

Dalam temaram penerangan lampu hotel, sosok Pak John tampak seperti "bodyguard" Ketua FFI. Saya langsung protes. Kenapa Ketua FFI membawa bodyguard dalam pertemuan? Pak John terkejut melihat pandangan saya ke arahnya. Buru-buru ia mengklarifikasi. Pak John mengaku diajak Ketua FFI untuk silaturahmi dengan wartawan.

"Tapi maaf, saya tidak tahu kalau ternyata ada persoalan wartawan dengan panitia," ucapnya.

Kelak, kisah itu hanya bikin saya malu. Sosok Pak John ternyata berbanding terbalik dari sangkaan semula. Setelah peristiwa itu, kami bersahabat erat hingga puluhan tahun. Pada FFI 1983, dia mengajak saya menjadi kepala humas Panitia Tetap FFI yang diketuainya sampai tahun 1992.

Kemudian kami mendirikan perusahaan film memproduksi beberapa judul film, antaranya "Bibir Mer" yang disutradarai Arifin C Noer. Terakhir film kolosal " Fatahillah" yang berlatar sejarah.

Baca Juga: 4 Film Indonesia dengan Dialog Bahasa Inggris Terbanyak, Nomor 2 Dibintangi Iko Uwais

Saya belajar banyak dari beliau dalam jalinan kerjasama dan eratnya persahabatan. Keluarga kami juga dekat dengan keluarganya. Saya sudah menganggap Pak John sebagai guru, kakak, dan orang tua. Ketika saya memulai membangun kelompok media Cek&Ricek, ia sempat bersama mengawal di awal. Setelah itu ia pamit istirahat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
The Odyssey Guncang...
The Odyssey Guncang Box Office Global, Raup Rp4,3 Triliun di Pekan Perdana
Athpal Paturusi Garap...
Athpal Paturusi Garap Film Penendang Bebas Berlatar Kisah Nyata Dunia Sepakbola Indonesia
First Look Ibra The...
First Look Ibra The Movie: Menembus Langit, Mengungkap Masa Lalu
Reza Arap Ungkap Momen...
Reza Arap Ungkap Momen Paling Berkesan Bersama Lula Lahfah saat Syuting Harusnya Horror
Meisya Amira Belajar...
Meisya Amira Belajar Bahasa Isyarat demi Peran Tunarungu di Film Juminten Edan
Dimas Aditya Syok Temui...
Dimas Aditya Syok Temui Langsung Orang Dipasung saat Syuting Juminten Edan
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
Rekomendasi
5 Fakta Pidato Trump...
5 Fakta Pidato Trump di Jamuan Jurnalis Gedung Putih, Ingin Jadi Capres pada Pilpres Mendatang
Bocor Surat Gianni Infantino...
Bocor Surat Gianni Infantino untuk Argentina usai Final Piala Dunia 2026, Isinya Bikin Heboh
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
Berita Terkini
Kasus Obesitas Anak...
Kasus Obesitas Anak Meningkat, Dokter Ingatkan Batasan Konsumsi Gula
Nasi, Kentang, atau...
Nasi, Kentang, atau Pasta, Mana yang Paling Sehat? Ini Penjelasan Ahli Gizi
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps.23: Pengorbanan Elio Demi Menyelamatkan Arumi Harus Dibayar Mahal
IBEM Jadi Marketplace...
IBEM Jadi Marketplace Perdana Industri MICE, Pertemukan 200 Buyers dan 200 Sellers
Elma Agustin Buka Suara...
Elma Agustin Buka Suara Soal Tak Diajak Reuni Princess, Singgung Cara Komunikasi
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta' Eps. 34: Suasana Kampung Sindang Barang Mendadak Tegang
Infografis
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved