Mengenal Gagal Ginjal Akut Akibat Dietilen Glikol dalam Ramuan Paracetamol, Berikut Fakta-fakta dan Gejalanya

Kamis, 20 Oktober 2022 - 08:32 WIB
loading...
Mengenal Gagal Ginjal...
Gagal ginjal akut yang dikabarkan akibat etilen glikol dan dietilen glikol pada ramuan obat sirup paracetamol untuk anak belakangan ini membuat khawatir para orang tua. Foto/Ilustrasi/Ist
A A A
JAKARTA - Gagal ginjal akut yang dikabarkan akibat dietilen glikol pada ramuan obat sirup paracetamol untuk anak belakangan ini membuat khawatir para orang tua.

Sebagai informasi terbaru, sejak akhir Agustus 2022, Kementerian Kesehatan dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) telah menerima laporan peningkatan kasus Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal/Acute Kidney Injury (AKI) yang tajam pada anak, utamanya dibawah usia 5 tahun.

Peningkatan kasus ini berbeda dengan yang sebelumnya, dan saat ini penyebabnya masih dalam penelusuran dan penelitian.
Jumlah kasus yang dilaporkan hingga 18 Oktober 2022 sebanyak 206 dari 20 provinsi dengan angka kematian sebanyak 99 anak, dengan angka kematian pasien yang dirawat di RSCM mencapai 65%.

"Dari hasil pemeriksaan, tidak ada bukti hubungan kejadian AKI dengan Vaksin COVID-19 maupun infeksi COVID-19. Karena gangguan AKI pada umumnya menyerang anak usia kurang dari 6 tahun, sementara program vaksinasi belum menyasar anak usia 1-5 tahun," kata juru bicara Kemenkes dr Syahril di laman resminya.

Baca Juga: Ahli: Kasus Gagal Ginjal Akut Misterius pada Anak Cermin Sistem Kesehatan yang Buruk
">

Namun tahukah Anda, bahwa kasus gagal ginjal pada anak yang kini meresahkan para orang tua ternyata sempat terjadi pada 1990 pada di rumah sakit anak di Dhaka, Bangladesh. Bahkan, dalam laman National Library of Medicine disebutkan bahwa hasil riset kasus yang terjadi saat itu hampir sama seperti sekarang yakni ramuan yang terkandung dalam paracetamol.

Saat itu, ada 339 anak dengan gagal ginjal yang awalnya tidak dapat dijelaskan alias misterius. Kemudian kontrol dilakukan pada 90 anak dengan penyebab gagal ginjal yang teridentifikasi.

"Semua dirawat di rumah sakit selama 35 bulan setelah Januari 1990," tulis laman yang fokus menginformasikan terkait bioteknologi itu.

Dalam laporannya, ada perbedaan antara pasien kasus gagal ginjal akut dan kontrol dalam fitur klinisserta histologis dengan hasilnya, kemudian pemeriksaan toksikologi 69 botol parasetamol dari pasien dan apotek.

Hasilnya, jika dibandingkan dengan anak-anak dengan penyebab gagal ginjal yang teridentifikasi, anak-anak dengan gagal ginjal yang awalnya tidak dapat dijelaskan secara signifikan (P <0,05) lebih mungkin mengalami hepatomegali (58% v 33%), edema (37% v 20%), dan hipertensi (58% vs 23%).

Kemudian memiliki konsentrasi kreatinin serum yang lebih tinggi (rata-rata 519 mumol/l v 347 mumol/l) dan konsentrasi bikarbonat serum yang lebih rendah (10,1 mmol/l v 12,4 mmol/l).

Diberi obat demam (91% v 31%); telah menelan merek paracetamol yang terbukti mengandung dietilen glikol (20% v 0%); dan meninggal di rumah sakit (70% vs 33%).

"Dietilen glikol diidentifikasi dalam 19 botol paracetamol, dari 7 dari 28 merek yang diuji," tulis keterangan itu.

Dalam 12 bulan setelah larangan pemerintah atas penjualan obat mujarab parasetamol, kasus baru gagal ginjal menurun 54%, dan kasus gagal ginjal yang tidak dapat dijelaskan turun 84%.

Riset tersebut akhirnya menyimpulkan bahwa obat mujarab parasetamol dengan dietilen glikol sebagai pengencer bertanggung jawab atas wabah besar gagal ginjal fatal di Bangladesh.

Sementara itu di Tanah Air, berdasarkan catatan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), sedikitnya 180 anak usia 6 bulan sampai 18 tahun di 20 provinsi terkena penyakit ini sepanjang 2022. Gagal ginjal pada anak ini mulai terdeteksi sejak awal 2022.

Namun, Kemenkes menyebutkan lonjakan kasus yang banyak menyerang anak balita ini mulai terjadi sejak Agustus 2022 dan memuncak pada September 2022.

Guna meningkatkan kewaspadaan pada penyakit yang tengah menjadi perhatian publik ini, ada baiknya mengenali fakta-fakta dan gejala gagal ginjal akut pada anak.

Lantas seperti apakah gejala gagal ginjal akut pada anak? Kemenkes dalam laman resminya menjelaskan ada beberapa gejala gagal ginjal akut pada anak yang perlu diwaspadai para orang tua, diantaranya:

* Demam

* Gangguan pencernaan seperti muntah dan diare

* Gangguan pernapasan seperti batuk dan pilek

* Tidak bisa kencing atau volume urine yang keluar sangat sedikit

Nah, bagi orangtua yang mendapati beberapa gejala gagal ginjal akut pada anak di atas, disarankan untuk segera menghubungi atau mendatangi dokter untuk memeriksakan anaknya.
(hri)
Lihat Juga :
wa-channel
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Peningkatan Pasien Gagal...
Peningkatan Pasien Gagal Ginjal Dorong Urgensi Penanganan dan Pencegahan Dini
Pria Ini Alami Gagal...
Pria Ini Alami Gagal Ginjal Akut usai Squat 2.000 Kali, Gejalanya Kaki Bengkak
5 Kebiasaan yang Bisa...
5 Kebiasaan yang Bisa Menyebabkan Gagal Ginjal, Belajar dari Kasus Alvin Lim
Deteksi Dini Cegah Risiko...
Deteksi Dini Cegah Risiko Gagal Ginjal Kronis dan Komplikasi
Apakah Daun Meniran...
Apakah Daun Meniran Dapat Meluruhkan Batu Ginjal? Cek Manfaatnya
Dikira Flu Biasa, Remaja...
Dikira Flu Biasa, Remaja Ini Idap Gagal Ginjal Stadium Akhir
Janji Pemerintah Beri...
Janji Pemerintah Beri Santunan ke Korban Gagal Ginjal Akut Ditagih
Lima Kebiasaan yang...
Lima Kebiasaan yang Dapat Menyebabkan Gagal Ginjal
Jaga Keselamatan Pasien,...
Jaga Keselamatan Pasien, BPOM Dorong Terbangunnya Sistem Farmakovigilans yang Efektif
Rekomendasi
Gus Falah: HUT ke-80...
Gus Falah: HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Kedekatan Polri dengan Rakyat
Forum GPI4 di Peru,...
Forum GPI4 di Peru, Indonesia Tegaskan Komitmen Lindungi Gambut Dunia
Grand Filano Ramai di...
Grand Filano Ramai di Medsos, Warganet Soroti Bobot Ringan hingga Irit BBM
Berita Terkini
RSCM Apresiasi Donor...
RSCM Apresiasi Donor Darah MNC Peduli, Bantu Penuhi Kebutuhan 100 Kantong Darah per Hari
Jajang C Noer Sebut...
Jajang C Noer Sebut Nadiem Makarim Tak Bersalah, Kritik Vonis 10 Tahun Penjara
Cara Efisien Pengurusan...
Cara Efisien Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis Perusahaan
Usai Dikawal Rieke Diah...
Usai Dikawal Rieke Diah Pitaloka, Kasus Nikita Mirzani Kini Dipantau Komisi Yudisial
Sidang PK Nikita Mirzani,...
Sidang PK Nikita Mirzani, Kuasa Hukum Menangis Minta Kliennya Dihadirkan
Sederet Publik Figur...
Sederet Publik Figur Ungkap Kekecewaan soal Vonis 10 Tahun Nadiem Makarim
Terpopuler
Infografis
3 Fakta Hubungan Amerika...
3 Fakta Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Sudah Memburuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved