Waspada! Pria Bisa Alergi Sperma Sendiri, Bersin dan Batuk usai Orgasme
Rabu, 26 Oktober 2022 - 14:30 WIB
loading...
A
A
A
Post-orgasmic illness syndrome sering salah didiagnosis karena statusnya yang sedikit diketahui. Kondisi ini menyebabkan pasien menjalani banyak tes dan perawatan yang tidak perlu.
Studi tersebut mengatakan tidak ada pengobatan yang paling efektif saat ini. Namun, beberapa laporan kasus telah membuktikan desensitisasi, terapi hormon, dan perawatan lain dapat membantu meskipun bersifat eksperimental dan belum uji klinis.
Meskipun tidak ada obat yang diketahui, Andrew dan timnya telah berhasil merawat pria berusia 27 tahun pengidap POIS. Ketika pria itu berusia 18 tahun, dia mengalami batuk, bersin, pilek dan mengalami ruam seperti sarang di lengannya setelah orgasme.
Dia juga mengalami pembengkakan pada kelenjar getah bening di wajah dan lehernya. Semakin dia ejakulasi, semakin parah gejalanya.
Baca Juga: DKI Jakarta Catatkan Kasus Terbanyak, Ini Data Kasus Gangguan Ginjal Akut pada Anak di Indonesia
Studi tersebut mengatakan tidak ada pengobatan yang paling efektif saat ini. Namun, beberapa laporan kasus telah membuktikan desensitisasi, terapi hormon, dan perawatan lain dapat membantu meskipun bersifat eksperimental dan belum uji klinis.
Meskipun tidak ada obat yang diketahui, Andrew dan timnya telah berhasil merawat pria berusia 27 tahun pengidap POIS. Ketika pria itu berusia 18 tahun, dia mengalami batuk, bersin, pilek dan mengalami ruam seperti sarang di lengannya setelah orgasme.
Dia juga mengalami pembengkakan pada kelenjar getah bening di wajah dan lehernya. Semakin dia ejakulasi, semakin parah gejalanya.
Baca Juga: DKI Jakarta Catatkan Kasus Terbanyak, Ini Data Kasus Gangguan Ginjal Akut pada Anak di Indonesia
Lihat Juga :