7 Budaya Pacaran yang Sebenarnya Toxic tapi Diromantisasi
Sabtu, 29 Oktober 2022 - 11:55 WIB
loading...
A
A
A
3. Masih Mengejar-ngejar saat Ditolak atau Diputusi
![7 Budaya Pacaran yang Sebenarnya Toxic tapi Diromantisasi]()
Foto:Trinity Kubassek/Pexels
Mungkin kamu pernah menonton film romantis dengan adegan karakter pria masih mengejar-ngejar perempuan yang disukainya saat ditolak atau diputusi. Tak sedikit juga film dengan adegan yang memperlihatkan karakter pria diam-diam mengikuti mantannya dari jauh untuk mengetahui keadaannya setelah putus.
Kalau kamu berpikir ini adalah hal yang romantis, sebenarnya dalam kehidupan nyata hal ini sudah termasuk tindakan menguntit dan bisa dilaporkan ke pihak yang berwajib.
4. Menarik Tangan Pacar secara Paksa saat Cemburu
![7 Budaya Pacaran yang Sebenarnya Toxic tapi Diromantisasi]()
Foto: Keira Burton/Pexels
Menarik tangan pacar secara paksa saat cemburu jadi salah satu adegan lain yang paling sering muncul dalam film-film romantis sejak dulu sampai sekarang. Namun kenyataannya, hanya segelintir orang yang menyadari bahwa perilaku ini sudah termasuk kekerasan dalam pacaran.
Selain kasar dan bisa melukai, pasangan tetap memiliki hak untuk menjelaskan situasi terlebih dahulu dan membuat keputusan atas dirinya sendiri. Melansir dari Women’s Health, terlalu mengontrol dan posesif hingga berusaha mengisolasi pasangan dari orang lain sudah termasuk tindak kekerasan.
Baca Juga: 8 Tips Bikin Baper si Introvert, PDKT-mu Pasti Lancar!
5. Wall Slam dan Forced Kiss
![7 Budaya Pacaran yang Sebenarnya Toxic tapi Diromantisasi]()
Foto:Alex Green/Pexels
Selain menarik tangan pacar secara paksa, adegan kekerasan lain yang masih sering diromantisasi dalam film sejak dulu hingga sekarang adalah memojokkan perempuan ke dinding dengan satu atau dua tangan dan menciumnya.
Disebut kekerasan karena pihak yang disudutkan akan sulit mengelak dari pihak yang menyudutkan. Hal ini dijelaskan William H. James dan kawan-kawan dalam penelitiannya yang berjudul Youth Dating Violence pada 2000.

Foto:Trinity Kubassek/Pexels
Mungkin kamu pernah menonton film romantis dengan adegan karakter pria masih mengejar-ngejar perempuan yang disukainya saat ditolak atau diputusi. Tak sedikit juga film dengan adegan yang memperlihatkan karakter pria diam-diam mengikuti mantannya dari jauh untuk mengetahui keadaannya setelah putus.
Kalau kamu berpikir ini adalah hal yang romantis, sebenarnya dalam kehidupan nyata hal ini sudah termasuk tindakan menguntit dan bisa dilaporkan ke pihak yang berwajib.
4. Menarik Tangan Pacar secara Paksa saat Cemburu

Foto: Keira Burton/Pexels
Menarik tangan pacar secara paksa saat cemburu jadi salah satu adegan lain yang paling sering muncul dalam film-film romantis sejak dulu sampai sekarang. Namun kenyataannya, hanya segelintir orang yang menyadari bahwa perilaku ini sudah termasuk kekerasan dalam pacaran.
Selain kasar dan bisa melukai, pasangan tetap memiliki hak untuk menjelaskan situasi terlebih dahulu dan membuat keputusan atas dirinya sendiri. Melansir dari Women’s Health, terlalu mengontrol dan posesif hingga berusaha mengisolasi pasangan dari orang lain sudah termasuk tindak kekerasan.
Baca Juga: 8 Tips Bikin Baper si Introvert, PDKT-mu Pasti Lancar!
5. Wall Slam dan Forced Kiss

Foto:Alex Green/Pexels
Selain menarik tangan pacar secara paksa, adegan kekerasan lain yang masih sering diromantisasi dalam film sejak dulu hingga sekarang adalah memojokkan perempuan ke dinding dengan satu atau dua tangan dan menciumnya.
Disebut kekerasan karena pihak yang disudutkan akan sulit mengelak dari pihak yang menyudutkan. Hal ini dijelaskan William H. James dan kawan-kawan dalam penelitiannya yang berjudul Youth Dating Violence pada 2000.
Lihat Juga :