Beauty-Tech Social Bella Dapat Pendanaan Baru dari Investor Global
Rabu, 08 Juli 2020 - 05:33 WIB
loading...
Toko Sociolla yang berada di bawah naungan Social Bella terletak di Lippo Mall Puri, Jakarta. Foto/Dok. Social Bella
A
A
A
JAKARTA - Startup beauty-tech Social Bella mendapat pendanaan dari investor global Temasek Singapura, Pavilion Capital, dan Jungle Ventures. Investasi ini didapatkan perusahaan di tengah turbulensi di lingkungan bisnis secara keseluruhan karena pandemi coronavirus.
Co-Founder dan Presiden Social Bella Christopher Madiam memaparkan, Euromonitor memperkirakan bakal ada pertumbuhan di pasar perawatan kecantikan dan pribadi di Indonesia hingga sebesar USD8,5 miliar pada 2022. Dengan dukungan berkelanjutan dari para investor, pihaknya berada pada posisi yang baik untuk membuka potensi pertumbuhan itu dengan model bisnis berkelanjutan dan ekosistem yang komprehensif. (Baca Juga: Didukung Lippo, PSBI Bagikan Bansos dan Alat Tes Covid-19 )
Christopher menambahkan, pandemi COVID-19 menjadi tantangan tersendiri bagi dunia bisnis secara global. Namun, pihaknya beradaptasi dengan cepat untuk melayani kebutuhan konsumen. Dengan ekosistem yang terintegrasi, didukung oleh teknologi serta pemahaman yang mendalam tentang konsumen Indonesia, Social Bella mampu melayani konsumen secara relevan dan tetap kompetitif.
“Hal ini menghasilkan peningkatan organic traffic secara signifikan pada platform kami selama periode karantina,” ujar Christopher melalui rilis yang diterima SINDOmedia.
Christopher melihat kemitraan dengan Temasek, Pavilion Capital, dan Jungle Ventures sebagai kunci untuk mendukung misi jangka panjang perusahaan. Wawasan mendalam tentang konsumen dikombinasikan dengan pengalaman luas Temasek serta pengetahuan komprehensif Pavilion Capital dan Jungle Ventures akan membuka peluang bisnis baru.
Co-Founder dan Presiden Social Bella Christopher Madiam memaparkan, Euromonitor memperkirakan bakal ada pertumbuhan di pasar perawatan kecantikan dan pribadi di Indonesia hingga sebesar USD8,5 miliar pada 2022. Dengan dukungan berkelanjutan dari para investor, pihaknya berada pada posisi yang baik untuk membuka potensi pertumbuhan itu dengan model bisnis berkelanjutan dan ekosistem yang komprehensif. (Baca Juga: Didukung Lippo, PSBI Bagikan Bansos dan Alat Tes Covid-19 )
Christopher menambahkan, pandemi COVID-19 menjadi tantangan tersendiri bagi dunia bisnis secara global. Namun, pihaknya beradaptasi dengan cepat untuk melayani kebutuhan konsumen. Dengan ekosistem yang terintegrasi, didukung oleh teknologi serta pemahaman yang mendalam tentang konsumen Indonesia, Social Bella mampu melayani konsumen secara relevan dan tetap kompetitif.
“Hal ini menghasilkan peningkatan organic traffic secara signifikan pada platform kami selama periode karantina,” ujar Christopher melalui rilis yang diterima SINDOmedia.
Christopher melihat kemitraan dengan Temasek, Pavilion Capital, dan Jungle Ventures sebagai kunci untuk mendukung misi jangka panjang perusahaan. Wawasan mendalam tentang konsumen dikombinasikan dengan pengalaman luas Temasek serta pengetahuan komprehensif Pavilion Capital dan Jungle Ventures akan membuka peluang bisnis baru.
Lihat Juga :