Rayhan Farqi, Filmmaker Muda Asal Bandung dengan Karya Seni Multidimensi
Kamis, 10 November 2022 - 21:21 WIB
loading...
A
A
A
Farqi merupakan seorang director, cinematographer, editor, dan colorist. Sejak 2018, ia sudah berkarya dalam pembuatan video untuk sejumlah musisi lokal seperti Efek Rumah Kaca, Elephant Kind, Agatha Pricilla, GANGGA, Loner Lunar, Feel Koplo, White Corus, Oscar Lolang, dan Mojowojo.
Farqi juga pernah dinobatkan sebagai finalis CAP Jabar (Curated Amazing Product for Jawa Barat): Creative Media Award 2021 berkat karya dokumenter edukasionalnya terkait penyakit cleft lip and palate yang bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran.
"Saya bertujuan mewujudkan sesuatu yang rasanya sangat personal bagi saya. Saya adalah penggiat on-demand bagi para pelaku seni dan proyek perfilman yang tanpa pamrih ingin menyampaikan sesuatu untuk -dan bersama- masyarakat, yakni emosi, perasaan, dan pengalaman yang menghubungkan kita semua. In this overstimulated time, saya berfokus untuk mengembangkan dan menumbuhkan ekspresi-ekspresi mentah menjadi sesuatu yang impactful dalam media film atau konten video," terang Rayhan Farqi.
Awal karier sebagai fotografer di awal 2017, Farqi kemudian tertarik pada seni gambar bergerak dari film-film yang menginspirasinya. Ia pun merasa tertantang untuk menjadi filmmaker Indonesia dengan kualitas internasional.
Saat ini Farqi sedang fokus mengerjakan projek yang akan dibawa ke berbagai festival film di tahun 2023.
Farqi juga pernah dinobatkan sebagai finalis CAP Jabar (Curated Amazing Product for Jawa Barat): Creative Media Award 2021 berkat karya dokumenter edukasionalnya terkait penyakit cleft lip and palate yang bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran.
"Saya bertujuan mewujudkan sesuatu yang rasanya sangat personal bagi saya. Saya adalah penggiat on-demand bagi para pelaku seni dan proyek perfilman yang tanpa pamrih ingin menyampaikan sesuatu untuk -dan bersama- masyarakat, yakni emosi, perasaan, dan pengalaman yang menghubungkan kita semua. In this overstimulated time, saya berfokus untuk mengembangkan dan menumbuhkan ekspresi-ekspresi mentah menjadi sesuatu yang impactful dalam media film atau konten video," terang Rayhan Farqi.
Awal karier sebagai fotografer di awal 2017, Farqi kemudian tertarik pada seni gambar bergerak dari film-film yang menginspirasinya. Ia pun merasa tertantang untuk menjadi filmmaker Indonesia dengan kualitas internasional.
Saat ini Farqi sedang fokus mengerjakan projek yang akan dibawa ke berbagai festival film di tahun 2023.
(tsa)
Lihat Juga :