Mengenal Perbedaan Virus Corona XBB dan Omicron, Waspadai Gejalanya
Rabu, 16 November 2022 - 13:00 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Covid-19 Varian XBB Tembus 48 Kasus, Ini Gejala yang Harus Diwaspadai
Juru Bicara Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menjelaskan penting untuk mengetahui karakteristik dari sub varian XBB. Pertama, sub varian tersebut merupakan sub varian Omicron yang merupakan gabungan dari BA.2.10.1 dan BA.275.
Kedua, pada 10 November 2022 varian XBB sudah tersebar di 37 negara di dunia, di mana Singapura, India dan Australia menjadi negara yang tertinggi. Ketiga, gejala yang ditimbulkan dari varian ini tidak jauh berbeda dengan gejala yang lainnya.
“Gejala yang ditimbulkan dari Covid-19 sub varian XBB ini mirip dengan gejala Covid-19 pada umumnya, mulai dari demam, batuk, kelelahan, nyeri otot, anosmia hingga diare," kata Prof Wiku.
Gejala varian XBB juga mirip dengan gejala infeksi Omicron umumnya. Namun, dipastikan bahwa gejala varian ini juga disertai gejala khas varian Delta, yaitu anosmia alias hilangnya kemampuan mencium aroma.
Selain itu, sama seperti gejala infeksi Covid-19 umumnya, varian XBB juga menyebabkan demam, gejala mirip flu berupa batuk, pilek, dan nyeri tenggorokan. Namun, menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat, terdapat perbedaan durasi munculnya gejala usai terinfeksi.
Juru Bicara Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menjelaskan penting untuk mengetahui karakteristik dari sub varian XBB. Pertama, sub varian tersebut merupakan sub varian Omicron yang merupakan gabungan dari BA.2.10.1 dan BA.275.
Kedua, pada 10 November 2022 varian XBB sudah tersebar di 37 negara di dunia, di mana Singapura, India dan Australia menjadi negara yang tertinggi. Ketiga, gejala yang ditimbulkan dari varian ini tidak jauh berbeda dengan gejala yang lainnya.
“Gejala yang ditimbulkan dari Covid-19 sub varian XBB ini mirip dengan gejala Covid-19 pada umumnya, mulai dari demam, batuk, kelelahan, nyeri otot, anosmia hingga diare," kata Prof Wiku.
Gejala varian XBB juga mirip dengan gejala infeksi Omicron umumnya. Namun, dipastikan bahwa gejala varian ini juga disertai gejala khas varian Delta, yaitu anosmia alias hilangnya kemampuan mencium aroma.
Selain itu, sama seperti gejala infeksi Covid-19 umumnya, varian XBB juga menyebabkan demam, gejala mirip flu berupa batuk, pilek, dan nyeri tenggorokan. Namun, menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat, terdapat perbedaan durasi munculnya gejala usai terinfeksi.
(dra)
Lihat Juga :