Roy Marten Kenang Sosok Mendiang Rudy Salam: Dia Selalu Melindungi Saya
Sabtu, 19 November 2022 - 06:30 WIB
loading...
A
A
A
Timbulnya rasa depresi didalam diri bintang Film Roda-Roda Gila, perlahan-lahan muncul ketika rasa malas didalam dirinya. Alhasil membuat kondisi semakin menurun sehingga pada akhirnya, Rudy Salam belakangan ini hanya terbaring lemah ditempat tidurnya.
"Saya kira pertamanya depresi, nggak tahu kenapa tapi pernah dulu, pernah sakit itu setahun yang lalu, pernah dua tahun sakit tapi sembuh," jelasnya.
"Kemudian kembali kegelisahan saya nggak tahu kenapa ada tiba-tiba ada sebuah tekanan. Dia mulai gelisah dan mondar mandir tidak fokus dan tidak bisa diajak bicara gitu. Lama-kelamaan dia malas, karena dia tidur malas bergerak. Lama-lama lumpuh, ingatanya selalu ada, semua peristiwa dia masih ingat," sambung dia.
Baca Juga: Isak Tangis Pecah saat Roy Marten Tiba di Rumah Duka Tempat Rudy Salam Disemayamkam
Selain melindunginya, rupanya sosok Rudy Salam merupakan seseorang yang memiliki sifat humoris terhadap siapapun. Meski begitu, ia tetap disiplin dan fokus terhadap pekerjaannya, tak heran selama berkarier di dunia hiburan, aktor lawas itu cukup dikenal lewat karya-karyanya.
Diantaranya Sejuta Duka Ibu (1977), Rosita (1977), Garis-Garis Hidup (1977), Sundelbolong (1981), Sejuta Serat Sutra (1981), Roda-Roda Gila (1978) serta beberapa film-film lainnya.
"Saya kira pertamanya depresi, nggak tahu kenapa tapi pernah dulu, pernah sakit itu setahun yang lalu, pernah dua tahun sakit tapi sembuh," jelasnya.
"Kemudian kembali kegelisahan saya nggak tahu kenapa ada tiba-tiba ada sebuah tekanan. Dia mulai gelisah dan mondar mandir tidak fokus dan tidak bisa diajak bicara gitu. Lama-kelamaan dia malas, karena dia tidur malas bergerak. Lama-lama lumpuh, ingatanya selalu ada, semua peristiwa dia masih ingat," sambung dia.
Baca Juga: Isak Tangis Pecah saat Roy Marten Tiba di Rumah Duka Tempat Rudy Salam Disemayamkam
Selain melindunginya, rupanya sosok Rudy Salam merupakan seseorang yang memiliki sifat humoris terhadap siapapun. Meski begitu, ia tetap disiplin dan fokus terhadap pekerjaannya, tak heran selama berkarier di dunia hiburan, aktor lawas itu cukup dikenal lewat karya-karyanya.
Diantaranya Sejuta Duka Ibu (1977), Rosita (1977), Garis-Garis Hidup (1977), Sundelbolong (1981), Sejuta Serat Sutra (1981), Roda-Roda Gila (1978) serta beberapa film-film lainnya.
Lihat Juga :