Aceh KLB Polio, Ini Langkah Pencegahan yang Wajib Diketahui Orang Tua

Sabtu, 26 November 2022 - 11:59 WIB
loading...
Aceh KLB Polio, Ini Langkah Pencegahan yang Wajib Diketahui Orang Tua
Tenaga kesehatan memberikan imunisasi polio kepada seorang balita di Puskesmas Dago, Bandung, Jawa Barat, Senin (21/11/2022). Kementerian Kesehatan mendeklarasikan Kejadian Luar Biasa (KLB) polio menyusul penemuan satu kasus polio tipe 2 di Aceh. ANTARA F
A A A
JAKARTA - Indonesia sudah lama bebas dari penyakit Polio , namun baru-baru ini kembali terdeteksi di Kabupaten Pidie, Aceh. Alhasil, pemerintah menetapkan kasus tersebut sebagai kejadian luar biasa (KLB).

Hal ini ditetapkan karena dampak dari penyakit Polio sangat berbahaya bagi anak. Sebab dapat melumpuhkan dan tidak belum ada obatnya. Lantas bagaimana cara mencegahnya?.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkap sejumlah langkah untuk mencegah penyakit Polio, diantaranya dengan:

1. Vaksinasi Polio
2. Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)
3. Rajin mencuci tangan, terutama setelah buang air besar (BAK)
4. Konsumsi air dan makanan yang matang

Baca Juga: Kapan Status KLB Polio Dicabut? Epidemiolog: Diperlukan Dua Putaran Vaksinasi

"Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk segera melengkapi imunisasi rutin bagi anak-anak sesuai jadwal, dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat,” ucap Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr. Maxi Rein Rondonuwu dalam Sehat Negeriku laman Kemenkes, dikutip Sabtu (26/11/2022).

Terkait dengan satu kasus di Aceh, kabar terbarunya ditemukan 3 anak dengan feses positif polio. Ini merupakan hasil surveilans yang dilakukan Kemenkes di daerah Pidie, Aceh yang kini ditetapkan pemerintah setempat sebagai wilayah KLB polio.

Kemudian, ketiga anak dinyatakan dalam kondisi sehat. Bahkan tidak mengalami gejala berarti, termasuk lumpuh layuh.

Dalam laporan revisi Kemenkes, pihaknya memastikan ketiga kasus ini tidak masuk dalam kategori konfirmasi polio. "Memang benar ada ditemukan virus polio di feses ketiga anak tersebut.

Tapi, karena tidak mengalami lumpuh layuh, tidak dikategorikan konfirmasi polio," jelas Kepala Tim Kerja Surveilans Imunisasi dan PD31 (penyakit dapat dicegah dengan imunisasi) Kemenkes, Endang Budi Hastuti dalam gelaran acara Webinar Meet the Expert, Jumat (25/11/2022).
(hri)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3740 seconds (10.101#12.26)