Balenciaga Minta Maaf tentang Iklan BDSM yang Libatkan Anak-anak usai Kim Kardashian Ancam Evaluasi Kerja Sama

Selasa, 29 November 2022 - 07:20 WIB
loading...
Balenciaga Minta Maaf tentang Iklan BDSM yang Libatkan Anak-anak usai Kim Kardashian Ancam Evaluasi Kerja Sama
Balenciaga akhirnya minta maaf tentang iklan BDSM yang melibatkan anak-anak usai Kim Kardashian mengancam akan mengevaluasi ulang kerja sama mereka. Foto/New York Post
A A A
JAKARTA - Balenciaga akhirnya minta maaf tentang iklan BDSM yang melibatkan anak-anak. Permintaan maaf ini dikeluarkan usai Kim Kardashian mengancam akan mengevaluasi ulang kerja sama mereka.

Dalam pernyataan resminya yang dirilis melalui Instagram, Balenciaga mengatakan bahwa pihaknya tidak mendukung pelecehan anak. Merek mewah itu pun menyadari bahwa pihaknya telah melakukan kesalahan melalui iklan yang kontroversi.

"Kami ingin mengatasi kontroversi seputar kampanye iklan kami baru-baru ini. Kami sangat mengutuk pelecehan anak, bukan niat kami untuk memasukkannya ke dalam narasi kami,” kata Balenciaga dilansir dari Page Six, Selasa (29/11/2022).

“Dua kampanye iklan terpisah yang dipermasalahkan mencerminkan serangkaian kesalahan menyedihkan yang menjadi tanggung jawab Balenciaga,” sambungnya.

Balenciaga Minta Maaf tentang Iklan BDSM yang Libatkan Anak-anak usai Kim Kardashian Ancam Evaluasi Kerja Sama

Foto/Page Six

Baca Juga: Balenciaga Rilis Produk Celana Dalam Nenek Seharga Rp3,3 Juta

Balenciaga Minta Maaf tentang Iklan BDSM yang Libatkan Anak-anak usai Kim Kardashian Ancam Evaluasi Kerja Sama

Foto/Page Six

Balenciaga juga mengatakan keputusan pihaknya untuk menampilkan anak-anak dengan boneka beruang dengan mengenakan pakaian yang terinspirasi BDSM adalah pilihan yang salah. Karena itu, tanggung jawab terletak pada pihaknya.

Dalam pernyataan tersebut, Balenciaga juga menjelaskan bahwa pihak ketiga menyediakan dokumen untuk iklan yang mencakup keputusan Mahkamah Agung tentang pornografi anak. Itulah sebabnya Balenciaga sekarang menuntut mereka karena kelalaian.

"Kami bertanggung jawab penuh atas kurangnya pengawasan dan kontrol dokumen di latar belakang dan kami dapat melakukan hal yang berbeda," jelas Balenciaga.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2690 seconds (11.210#12.26)