7 Cara Ampuh Turunkan Asam Lambung Tanpa Obat
Minggu, 04 Desember 2022 - 10:00 WIB
loading...
A
A
A
3. Tinggikan Kepala Tempat Tidur
Beberapa orang mengalami gejala asam lambung pada malam hari, yang dapat memengaruhi kualitas tidur dan membuatnya lebih sulit untuk tertidur. Mengubah posisi tidur dengan meninggikan kepala tempat tidur dapat membantu mengurangi gejala refluks asam dan meningkatkan kualitas tidur.
4. Makan Malam Lebih Awal
Hindari makan dalam waktu 3 jam sebelum mereka tidur. Itu karena berbaring setelah makan membuat pencernaan lebih sulit, berpotensi memperburuk gejala asam lambung naik. Menurut sebuah ulasan, makan larut malam meningkatkan paparan asam saat berbaring sebesar 5 persen, dibandingkan dengan makan lebih awal di malam hari.
5. Hindari Minum Kopi Terlalu Banyak
Studi telah menemukan bahwa kopi untuk sementara melemaskan sfingter esofagus bagian bawah, meningkatkan risiko asam lambung naik. Beberapa bukti juga menunjukkan kafein sebagai penyebab yang mungkin. Mirip dengan kopi, kafein melemaskan sfingter esofagus bagian bawah, yang dapat menyebabkan asam lambung naik.
6. Makan Sedikit dan Lebih Sering
Asam lambung yang naik sebagian besar gejalanya terjadi setelah makan. Selain itu, makan satu atau dua kali makan besar per hari dapat memperburuk gejala. Oleh karena itu, makan lebih sedikit dan lebih sering makan sepanjang hari dapat membantu mengurangi gejala kondisi ini.
7. Pertahankan Berat Badan Sedang Jika
Anda memiliki kelebihan lemak perut, tekanan di perut bisa menjadi sangat tinggi sehingga sfingter esofagus bagian bawah terdorong ke atas, menjauh dari penopang diafragma. Kondisi ini dikenal sebagai hernia hiatus, dianggap sebagai penyebab utama asam lambung naik. Penelitian menunjukkan kelebihan berat badan dapat dikaitkan dengan risiko asam lambung yang lebih tinggi.
Beberapa orang mengalami gejala asam lambung pada malam hari, yang dapat memengaruhi kualitas tidur dan membuatnya lebih sulit untuk tertidur. Mengubah posisi tidur dengan meninggikan kepala tempat tidur dapat membantu mengurangi gejala refluks asam dan meningkatkan kualitas tidur.
4. Makan Malam Lebih Awal
Hindari makan dalam waktu 3 jam sebelum mereka tidur. Itu karena berbaring setelah makan membuat pencernaan lebih sulit, berpotensi memperburuk gejala asam lambung naik. Menurut sebuah ulasan, makan larut malam meningkatkan paparan asam saat berbaring sebesar 5 persen, dibandingkan dengan makan lebih awal di malam hari.
5. Hindari Minum Kopi Terlalu Banyak
Studi telah menemukan bahwa kopi untuk sementara melemaskan sfingter esofagus bagian bawah, meningkatkan risiko asam lambung naik. Beberapa bukti juga menunjukkan kafein sebagai penyebab yang mungkin. Mirip dengan kopi, kafein melemaskan sfingter esofagus bagian bawah, yang dapat menyebabkan asam lambung naik.
6. Makan Sedikit dan Lebih Sering
Asam lambung yang naik sebagian besar gejalanya terjadi setelah makan. Selain itu, makan satu atau dua kali makan besar per hari dapat memperburuk gejala. Oleh karena itu, makan lebih sedikit dan lebih sering makan sepanjang hari dapat membantu mengurangi gejala kondisi ini.
7. Pertahankan Berat Badan Sedang Jika
Anda memiliki kelebihan lemak perut, tekanan di perut bisa menjadi sangat tinggi sehingga sfingter esofagus bagian bawah terdorong ke atas, menjauh dari penopang diafragma. Kondisi ini dikenal sebagai hernia hiatus, dianggap sebagai penyebab utama asam lambung naik. Penelitian menunjukkan kelebihan berat badan dapat dikaitkan dengan risiko asam lambung yang lebih tinggi.
(msd)
Lihat Juga :