Backstreet Rookie Terima Hukuman Komisi Standar Komunikasi Korea
Jum'at, 10 Juli 2020 - 10:00 WIB
loading...
A
A
A
"Alasan mengapa ada begitu banyak keluhan sipil adalah bahwa webtoon Backstreet Rookie diberi peringkat 19+, tetapi mereka mencoba mengubahnya menjadi 15+. Namun, mereka ceroboh dalam hal mengedit. Bahasa yang sangat sugestif secara seksual dan cabul digunakan tanpa pandang bulu," jelas anggota komite Park Sang Soo.
"Meskipun ini adalah sebuah drama, kerugian etis dan emosional pada remaja sangat besar," sambungnya. (Baca juga: 5 Alasan untuk Saksikan Eurovision Song Contest: The Story of Fire Saga ).
Anggota komite Kang Jin Sook juga mempermasalahkan komodifikasi perempuan dalam drama ini. “Ketika melihat webtoon, remaja wanita secara seksual diobjektifikasi melalui perspektif pria. Karena webtoon itu digunakan sebagai karya asli, drama ini juga memiliki banyak adegan bermasalah yang mengkomodifikasi wanita," papar Kang Jin Sook.
Sementara itu, ketua Heo Mi Sook juga mempertanyakan apakah drama ini dapat dinikmati bersama dengan anggota keluarga. “Penyutradaraan yang digunakan dalam webtoon terasa di berbagai tempat drama. Ada masalah mendasar," tegas Heo Mi Sook.
Di sisi lain, orang-orang yang mengajukan keluhan untuk Backstreet Rookie menyatakan bahwa drama tersebut mengobjektifikasi perempuan di bawah umur dan termasuk adegan sugestif. Setelah kontroversi, adegan bermasalah diambil dari layanan VOD (video on demand).
"Meskipun ini adalah sebuah drama, kerugian etis dan emosional pada remaja sangat besar," sambungnya. (Baca juga: 5 Alasan untuk Saksikan Eurovision Song Contest: The Story of Fire Saga ).
Anggota komite Kang Jin Sook juga mempermasalahkan komodifikasi perempuan dalam drama ini. “Ketika melihat webtoon, remaja wanita secara seksual diobjektifikasi melalui perspektif pria. Karena webtoon itu digunakan sebagai karya asli, drama ini juga memiliki banyak adegan bermasalah yang mengkomodifikasi wanita," papar Kang Jin Sook.
Sementara itu, ketua Heo Mi Sook juga mempertanyakan apakah drama ini dapat dinikmati bersama dengan anggota keluarga. “Penyutradaraan yang digunakan dalam webtoon terasa di berbagai tempat drama. Ada masalah mendasar," tegas Heo Mi Sook.
Di sisi lain, orang-orang yang mengajukan keluhan untuk Backstreet Rookie menyatakan bahwa drama tersebut mengobjektifikasi perempuan di bawah umur dan termasuk adegan sugestif. Setelah kontroversi, adegan bermasalah diambil dari layanan VOD (video on demand).
(tdy)
Lihat Juga :