Cegah Stunting, Kemenkes Sediakan TTD di Seluruh Pelayanan Kesehatan
Rabu, 04 Januari 2023 - 10:33 WIB
loading...
Kemenkes menyediakan tablet tambah darah (TTD) sebagai upaya pencegahan stunting di mulai pada remaja dan ibu hamil. Foto/Ilustrasi/Ist
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tengah mengupayakan menekan jumlah stunting di Indonesia. Dengan melakukan intervensi spesifik sebelum lahir dilakukan pada remaja putri, ibu hamil, dan setelah lahir pada balita.
Menyediakan tablet tambah darah (TTD) sebagai upaya pencegahan pada remaja dan ibu hamil. Menurut Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes, Maria Endang Sumiwi mengatakan TTD sudah tersedia di seluruh pelayanan kesehatan di Indonesia.
"Ini penting jadi disediakan di layanan kesehatan pemerintah semua menyediakan, baik itu Puskesmas bisa juga di Posyandu. Standar intervention ini penting sekali untuk anak-anak kita, jadi dia (TTD) tersedia di semua layanan kesehatan yang melayani ibu hamil," ungkap Endang dalam Gerakan Bumil Sehat: Generasi Tangguh Bebas Stunting disiarkan di YouTube Kemenkes, Rabu (4/1/2023)
Selain minum TTD remaja putri juga harus rutin melakukan pemeriksaan kadar hemoglobin setidaknya 6 bulan atau 1 tahun sekali. Pemeriksaan bisa dilakukan di Puskesmas tanpa dipungut biaya alias gratis.
Baca Juga: Kemenkes Siapkan 3 Langkah Intervensi untuk Tekan Stunting
Menyediakan tablet tambah darah (TTD) sebagai upaya pencegahan pada remaja dan ibu hamil. Menurut Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes, Maria Endang Sumiwi mengatakan TTD sudah tersedia di seluruh pelayanan kesehatan di Indonesia.
"Ini penting jadi disediakan di layanan kesehatan pemerintah semua menyediakan, baik itu Puskesmas bisa juga di Posyandu. Standar intervention ini penting sekali untuk anak-anak kita, jadi dia (TTD) tersedia di semua layanan kesehatan yang melayani ibu hamil," ungkap Endang dalam Gerakan Bumil Sehat: Generasi Tangguh Bebas Stunting disiarkan di YouTube Kemenkes, Rabu (4/1/2023)
Selain minum TTD remaja putri juga harus rutin melakukan pemeriksaan kadar hemoglobin setidaknya 6 bulan atau 1 tahun sekali. Pemeriksaan bisa dilakukan di Puskesmas tanpa dipungut biaya alias gratis.
Baca Juga: Kemenkes Siapkan 3 Langkah Intervensi untuk Tekan Stunting
Lihat Juga :