Eksperimen Tas Unik

Rabu, 17 Juni 2015 - 10:36 WIB
Eksperimen Tas Unik
Eksperimen Tas Unik
A A A
Kolaborasi fashion dan karya seni yang unik dipersembahkan oleh Ugly, Art Dept Id, dan juga Go Ahead Challenge di The Goods Dept, Pacific Place, Jakarta, Sabtu (6/6).

Ugly, sebuah brand fashion yang berdiri pada 2013 ini diprakarsai oleh tiga sahabat, yaitu Dila Ayu, Marishka Soekarna, dan Nasta Suhardjo yang sama-sama memiliki kecintaan terhadap seni dan desain. “Kata ugly memprovokasi suatu bentuk keindahan yang selalu ada dan diidamkan.

Kata ugly bisa berdiri dan hadir sebagai arti yang jelek dan atau buruk, tetapi kata itu sendiri beriringan dan berbanding terbalik secara arti dengan hal yang bagus, baik, keindahan yang khas, cantik, yang kemudian menjadi simbol yang ideal,” tutur perempuan yang akrab disapa Ayuini.

Ayu menyatakan, Ugly membawa konsep limited design karena percaya akan gagasan menjaga kelangkaan sebuah produk sehingga akan terus melahirkan ide-ide yang unik dan berani untuk dilempar ke pasar fashion yang semakin berkembang. “Justru kami tidak ingin membuat produk kami secara besar-besaran karena kami ingin menonjolkan eksklusivitas kami,” ujar Marishka.

Ugly selalu mempunyai tema khusus yang dikembangkan sebagai acuan pada pemilihan bentuk, bahan, dan warna pada suatu rangkaian koleksi. “Kami selalu mencari elemen atau bentuk yang mungkin luput dari orang banyak untuk dijadikan tema atau detail dari produk yang kami produksi,” tutur Marishka.

Pada pertengahan 2015 ini Ugly bekerja sama dengan Art Dept Id untuk menyelenggarakan proyek kolaborasi antara seni dan fashion. Proyek ini mengundang para seniman lokal, seperti Cut and Rescue, DGTMB, Uji Handoko, Monica Hapsari, Sanchia Hamidjaja, Diela Maharanie, Henry Foundation, dan beberapa seniman lain dalam pameran berjudul Palmistry.

“Palmistry adalah ilmu membaca masa depan melalui guratan pada telapak tangan. Esensi dari tema Palmistry dalam proyek ini adalah misteri tentang masa depan,” papar Ayu. Pada pameran ini para seniman diajak untuk membaca, melihat, membayangkan, dan menduga masa depan dengan berbagai proses kreatif melalui medium Palmer Bag.

Palmer Bag merupakan salah satu rancangan tas koleksi pertama Ugly yang muncul sebagai salah satu desain utama dan telah menyebarkan nama Ugly. Desain Palmer Bag terinspirasi dari anatomi tubuh manusia, yaitu tangan wanita yang kemudian menjadi sebuah ciri khas dan acuan karakter dalam setiap desain Ugly pada koleksikoleksi yang lain.

Dwi nur ratnaningsih
(bbg)
Berita Terkait
Penunjang Kinerja Profesional...
Penunjang Kinerja Profesional dengan Mobilitas Tinggi
Fasilitasi Anak Hadapi...
Fasilitasi Anak Hadapi Dunia Digital Tanpa Tekanan
Perjuangan Nicky Sonjaya...
Perjuangan Nicky Sonjaya Berdayakan Masyarakat Tuai Hasil Manis
Ingin Bermanfaat buat...
Ingin Bermanfaat buat Orang Lain, Septia Yetri Opani Lakukan Ini
Layanan Teknologi Bantu...
Layanan Teknologi Bantu RS di Vietnam Tangani Pasien Covid-19
5 Tips dan Trik Bekerja...
5 Tips dan Trik Bekerja atau Belajar Produktif di Rumah
Berita Terkini
Baru Pertama Kali Debut...
Baru Pertama Kali Debut Akting, Axelo langsung Dipercaya Jadi Pemeran Antagonis
4 jam yang lalu
Bertahun-Tahun Punya...
Bertahun-Tahun Punya Kebiasaan Ini, Axelo Ngaku Jempolnya Sempat Berbeda
5 jam yang lalu
Mbah Dimas Bongkar Kisah...
Mbah Dimas Bongkar Kisah Keluarga Kehilangan Anak, Diduga Berkaitan dengan Perjanjian Gaib
5 jam yang lalu
Benarkah Semua Orang...
Benarkah Semua Orang yang Datang ke Gunung Kawi Mencari Pesugihan?
6 jam yang lalu
Tembus Cetakan ke-100,...
Tembus Cetakan ke-100, Buku Filosofi Teras Resmi Diadaptasi Jadi Film Layar Lebar!
6 jam yang lalu
Benturan Dua Kutub Komedi:...
Benturan Dua Kutub Komedi: Pandji Pragiwaksono Bertemu Cing Abdel dalam Bold n Bald Versus Show
6 jam yang lalu
Infografis
Mohamed Salah Sukses...
Mohamed Salah Sukses Cetak Rekor Unik di Liga Champions
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved