Audisi 4 Kali untuk Perani Razia Sultan

Kamis, 25 Juni 2015 - 09:50 WIB
Audisi 4 Kali untuk...
Audisi 4 Kali untuk Perani Razia Sultan
A A A
MEMERANKAN sosok Razia Sultan yang melegenda karena menjadi pemimpin perempuan muslim pertama di India tentu bukan hal mudah.

Hal itu diakui Pankhuri Awasthy, sang pemeran utama dalam film seri Razia Sultan . Terlebih, aktris cantik itu baru menapaki karier di dunia seni peran. Pankhuri mengaku sempat merinding ketika mengetahui dirinya terpilih memerankan perempuan setangguh Razia Sultan. Proses audisi yang harus dia jalani pun cukup berliku.

“Saya berasal dari Bangalore, sementara audisinya ada di Mumbai. Jadi, awalnya saya kirim video ke Mumbai. Ternyata mereka suka dan mengajak saya untuk audisi di sana. Di Mumbai, saya mengikuti empat tahap audisi. Tentu saja di tiap audisi ada berbagai proses yang harus dilalui.

Saya kembali dari Mumbai pada Juli tahun lalu dan baru dikabari kalau saya mendapat peran Razia Sultan beberapa bulan kemudian, tepatnya Desember. Jadi, memang memakan waktu yang cukup lama,” tutur Pankhuri saat ditemui di sela-sela kegiatan syuting Razia Sultan di Distrik Umbergaon, India.

Meski disibukkan dengan syuting stripping , Pankhuri tetap melayani permintaan wawancara dengan ramah. Artis yang sebelumnya dikenal sebagai presenter dan VJ itu pun sangat mendalami perannya. Buktinya, dia sanggup menceritakan sosok Razia Sultan dengan lengkap, mulai dari sisi sejarah hingga karakter personalnya.

Razia dikisahkan sebagai pemimpin perempuan yang berkepribadian tangguh. Dia selalu menyuarakan kesetaraan gender dan kesetaraan hak-hak manusia. Ayahnya pun demikian, karena Sultan Iltutmish berasal dari kaum budak yang kemudian diangkat menjadi raja. Di satu sisi, Razia yang kala itu masih berusia 19 tahun juga mengalami masa labil.

“Meski tangguh, bukan berarti dia tidak menangis. Jadi, film seri ini memperlihatkan bagaimana perkembangan Razia dari seorang putri raja menjadi perempuan pertama pemimpin kerajaan,” kata lulusan Sastra Inggris dari University of Delhi itu. Tak hanya itu, Razia juga tidak seperti sosok putri raja pada umumnya.

Dia lebih tertarik belajar pedang dan berkuda hingga kemahirannya terkenal di seluruh negeri. Untuk itu, Pankhuri mau tak mau juga harus mempelajari kemampuan berpedang dan menunggang kuda. “Ya, saya juga berlatih. Waktu yang saya punya memang tidak banyak. Jadi, kebanyakan saya dilatih singkat agar lihai melakukan adegannya,” ujar putri dari Sapna Awasthi itu.

Di India, film seri Razia Sultan telah ditayangkan sejak beberapa bulan lalu. Pankhuri mengaku sangat senang dan bangga mengetahui film seri yang dibintanginya juga tayang di Indonesia. Dia tak menyangka, aktingnya dapat disaksikan oleh penggemarnya di negara lain.

Wuri
(ftr)
Berita Terkait
Penunjang Kinerja Profesional...
Penunjang Kinerja Profesional dengan Mobilitas Tinggi
Fasilitasi Anak Hadapi...
Fasilitasi Anak Hadapi Dunia Digital Tanpa Tekanan
Perjuangan Nicky Sonjaya...
Perjuangan Nicky Sonjaya Berdayakan Masyarakat Tuai Hasil Manis
Ingin Bermanfaat buat...
Ingin Bermanfaat buat Orang Lain, Septia Yetri Opani Lakukan Ini
Layanan Teknologi Bantu...
Layanan Teknologi Bantu RS di Vietnam Tangani Pasien Covid-19
5 Tips dan Trik Bekerja...
5 Tips dan Trik Bekerja atau Belajar Produktif di Rumah
Berita Terkini
Indonesia Manufacturing...
Indonesia Manufacturing Symposium 2026, Membangun Sistem Enterprise
8 jam yang lalu
Album Baru Slank Republik...
Album Baru Slank Republik Fufu Fafa Resmi Meluncur, Sarat Kritik Sosial
9 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh dengan Keseruan: Menjelajahi Pesona Malaysia, Singapura & Thailand
10 jam yang lalu
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 62: Dipa Terus Memprovokasi Novan, Sementara Davina Merasakan Firasat Buruk
10 jam yang lalu
Shopee Campus Cup Diperpanjang!...
Shopee Campus Cup Diperpanjang! Waktunya All Out & Kumpulkan Poin untuk Bawa Kampus Kamu Jadi Juara!
11 jam yang lalu
Kini Merawat Kulit Jadi...
Kini Merawat Kulit Jadi Lebih Personal, Teknologi EXO3 Siap Manjakan Kulitmu dari Rumah
11 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved