Persaingan Masterchef Semakin Panas

Sabtu, 11 Juli 2015 - 10:37 WIB
Persaingan Masterchef...
Persaingan Masterchef Semakin Panas
A A A
Minggu ini persaingan kontestan di gallery Master Chef semakin seru. Setelah melewati group challenge dan elimination, Andre harus pulang meninggalkan galerry.

Pada pertemuan sebelumnya, para peserta Master Chef Indonesia 4saling bertanding dalam memperlihatkan hidangan-hidangan mereka. Saat itu mereka melewati group challenge dan elimination test (reduplication challenge). Sangat disayangkan, Andre harus pulang hari itu.

Sekarang, tim Master Chef Indonesiadan juri-juri telah menyiapkan semuanya agar kontestan selalu bertanya-tanya, apa lagi yang harus mereka lewati kali ini. Hari ini Chef Arnold terpaksa berhalangan untuk hadir di gallery. Tampak tatapan kaget di wajah para kontestan. Akan tetapi, di luar dugaan datanglah Chef William Gozali, yaitu pemenang dari Master Chef Indonesia 3.
Ia berkesempatan mendampingi Sir Matteo dalam memberikan penilaian dan masukan untuk para kontestan di gallery. Setelah mendapatkan kabar tersebut, para kontestan mendekati cooking stationmasing-masing. Di setiap stationmereka sudah ada mystery box yang disiapkan tim MasterChef Indonesia. Mereka semua mulai membuka boks tersebut, dan mendapat penutup mata dengan berbagai warna.

Kontestan harus berkumpul sesuai dengan warna penutup mata yang mereka terima. Mereka menjadi beberapa regu yang masing-masing terdiri dari 3 (tiga) orang. Kali ini mereka harus melewati tantangan duplicate dish challenge. Kedua juri menjelaskan aturannya. Kontestan harus menebak dishyang telah disiapkan dengan mata tertutup.

Setelah itu, mereka harus menduplikasikan rasa dan tata letak makanan tersebut. Waktu untuk menyelesaikan tantangan ini adalah 60 (enam puluh) menit. Tim Biru (Bachien, Samuel, Beatrix) memasak brokos, nasi merah, sayur rica rodoh, ketan durian. Tim Kuning (Valda, Budi, Deny) memasak ayam tangkap, nasi bakar, serombotan, dadar gulung.

Tim Hijau (Mifta, Nuning, Acep) memasak stew lamb shank, mashed potato, sautee mix vegie, peach jelly pudding. Tim Merah (Henri, Shella, Laras) memasak beef yakiniku, kokuho rice steam, wakame salad, green tea pannacotta. Tim Hitam (Axhiang, Risky, Anwar) memasak cajun gindara, potato wedges, ratatouille, brownies fla vanilla.

Tim Pink (Yulia, Tere, Luvita) memasak chicken teriyaki, maki roll, vegetable tempura, puding mangga. Waktu memasak sudah selesai. Sir Matteo dan Chef William mencicipi satu persatu masakan setiap regu. Setelah didiskusikan, kedua juri menentukan bahwa 2 tim terbaik yang dinilai paling mampu mencipatkan hidangan yang nikmat adalah Tim Pink (Yulia, Tere, Luvita) dan Tim Hitam (Axhiang, Risky, Anwar).

Setelah kedua tim maju, juri memutuskan yang keluar sebagai juara dalam tantangan ini adalah Tim Hitam. Tim tersebut memenangi 1 immunity pin. Keputusan regu ini adalah Axhiang yang layak menerima reward tersebut. Untuk tantangan berikutnya, sesuatu yang menarik telah disiapkan tim Master Chef. Di depan podium juri telah disiapkan sebuah mystery box.

Setelah dibuka, ada 3 hidangan yang bisa dipilih untuk dimasak. Kenus mabase yang dimasak dengan blender, chocolate mousseyang dimasak dengan mixer, dan fettucini pesto clamsyang dimasak dengan pasta maker. Sebagai tim yang memenangi challenge sebelumnya, Tim Hitam diperbolehkan tidak mengikuti

tantangan ini dan naik ke balkon untuk menyaksikan rekan-rekan mereka memasak. Tim ini juga berhak memilih hidangan yang harus dimasak kontestan lainnya. Mewakili timnya, Risky memilih menu fettucini pesto clams sebagai hidangan tantangan bagi tim Pink. Setelah itu, Anwar dari Tim Hitam menukar alat dari 3 kontestan, yaitu yang awalnya pasta maker menjadi rolling pin.

Mereka diberikan waktu memasak selama 60 menit. Setelah selesai memasak, juri langsung menghampiri stationpara kontestan untuk melakukan food tasting. Makanan dari para kontestan yang dianggap juri buruk akan dipanggil ke depan. Setelah juri melakukan food tasting, akhirnya juri memanggil Deny, Mifta, Acep, Samuel, dan Yulia ke depan.

Di antara para kontestan yang maju, akhirnya Yulia berhasil menjadi yang terbaik di challengeini. Namun sangat disayangkan, Samuel harus pulang di episode kali ini. Para kontestan terus didorong untuk berinovasi agar dapat menyelesaikan berbagai tantangan dengan lebih baik dan cepat.

Iman
(bbg)
Berita Terkait
Penunjang Kinerja Profesional...
Penunjang Kinerja Profesional dengan Mobilitas Tinggi
Fasilitasi Anak Hadapi...
Fasilitasi Anak Hadapi Dunia Digital Tanpa Tekanan
Perjuangan Nicky Sonjaya...
Perjuangan Nicky Sonjaya Berdayakan Masyarakat Tuai Hasil Manis
Ingin Bermanfaat buat...
Ingin Bermanfaat buat Orang Lain, Septia Yetri Opani Lakukan Ini
Layanan Teknologi Bantu...
Layanan Teknologi Bantu RS di Vietnam Tangani Pasien Covid-19
5 Tips dan Trik Bekerja...
5 Tips dan Trik Bekerja atau Belajar Produktif di Rumah
Berita Terkini
Kasus Hanania Group,...
Kasus Hanania Group, Awkarin Minta Tunda Pemeriksaan hingga 29 Juni 2026
37 menit yang lalu
Soundrenaline 2026 Digelar...
Soundrenaline 2026 Digelar di 5 Kota, Hadirkan DIIV, Last Dinosaurs, hingga Efek Rumah Kaca
1 jam yang lalu
Sudah Diet Tapi Berat...
Sudah Diet Tapi Berat Badan Kembali Naik? Ini Penjelasan Dokter
1 jam yang lalu
Bukan Sekadar Healing,...
Bukan Sekadar Healing, Ini Tren Wisata Psikologis yang Sedang Berkembang di Indonesia
1 jam yang lalu
Perselingkuhan Membuka...
Perselingkuhan Membuka Rahasia Kelam Seorang Polisi di Microdrama V+Short The Next Door Detective
2 jam yang lalu
Malih Tong Tong Doakan...
Malih Tong Tong Doakan Haji Bolot Cepat Sembuh, Akui Rindu Kerja Bareng Lagi
2 jam yang lalu
Infografis
Aktivitas Gempa Bumi...
Aktivitas Gempa Bumi Bisa Dipengaruhi Panas Matahari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved