Buzz Aldrin Ceritakan Kunjungan ke Bulan

Jum'at, 07 Agustus 2015 - 09:52 WIB
Buzz Aldrin Ceritakan...
Buzz Aldrin Ceritakan Kunjungan ke Bulan
A A A
TEKA-TEKI perjalanan yang dilakukan ke bulan pada 1969 silam akhirnya mulai terkuak sedikit demi sedikit. Wisata ini diklaim sebagai wisata termahal di dunia.

Hal ini diketahui ketika astronot Amerika Buzz Aldrin membagi beberapa dokumen dari misi pendaratan di bulan pada 1969 silam ke akun media sosial Twitter . Dokumen itu memiliki berbagai informasi menarik dari hal biasa dan luar biasa, termasuk daftar titik perjalanan yang sulit untuk dikalahkan. Yakni Houston-Cape Kennedy-bulan-Samudra Pasifik- Hawaii- kemudian kembali ke Houston.

Semua ongkos pergi dan pulang dari bulan merogoh kocek USD33,31. Menurut Biro Statistik Tenaga Kerja, dengan memperhitungkan tingkat inflasi, USD33,31 pada 1969 akan bernilai sekitar USD217 saat ini atau Rp2,9 juta. Ya, Anda tidak salah membaca. Namun, ternyata angka ini hanya untuk kendaraan pribadi yang digunakan Aldrin dari rumahnya menuju tempat karantina saat itu.

Melalui dokumen yang diunggah di akun Twitter -nya baru-baru ini diketahui pemerintah menyediakan makanan dan tempat tinggal sepanjang misi pada Juli 1969. Dia sangat senang hati karena tidak harus membayar bahan bakar roket yang membawa Apollo 11 ke ruang angkasa. Jadi, Aldrin dan tim awak lainnya tidak mengeluarkan uang sepeser pun dalam misi ini.

Dikutip CNN , Aldrin adalah orang kedua yang menginjakkan kaki di bulan, juga menunjukkan di Twitter bahwa dia dan awak Apollo lainnya tidak boleh melarikan diri dan harus menyelesaikan misi hingga kembali dari bulan. Dia men-tweet bentuk deklarasi yang telah disepakati antara dirinya dan awak Apollo lainnya, yakni Neil Armstrong dan Michael Collins. Beberapa minggu terakhir ini, Aldrin juga men-tweet pendaratan pertama di bulan, yang telah berulang tahun ke-46 pada 20 Juli lalu.

Melalui perjalanannya ini, kargo yang mereka bawa juga tidak diragukan lagi, berisi contoh batu dan debu di bulan. Dokumen dari Bandara Honolulu juga mengatakan tidak ada yang menderita penyakit setelah kembali dari bulan. Tim awak Apollo 11 hanya mengalami mabuk udara, seperti perjalanan jauh pada umumnya.

Hal ini menjawab banyaknya pertanyaan tentang penyebaran penyakit dari bulan yang dapat mengganggu umat manusia. Setelah mendarat, mereka juga harus ditempatkan di karantina selama tiga minggu setelah mereka kembali ke bumi. Setelah itu, baru bisa kembali bersatu dengan keluarga mereka.

Susi susanti
(ars)
Berita Terkait
Bikin Sulit Bernapas,...
Bikin Sulit Bernapas, Hindari Pemicu Asma dengan Mosehat
Kejutkan Pelanggan,...
Kejutkan Pelanggan, Brand Fashion Lokal Ini Bagikan Pandora Box
Mengandung Ekstrak Daun...
Mengandung Ekstrak Daun Kelor, Mosehat Diyakini Mampu Luruhkan Batu Ginjal
Jaga Kebersihan Lantai...
Jaga Kebersihan Lantai agar Selalu Nyaman Berada di Rumah
Dukung Pemulihan Pariwisata,...
Dukung Pemulihan Pariwisata, Eazy Property Lavaya Bali Gelar Soft Launching
Penunjang Kinerja Profesional...
Penunjang Kinerja Profesional dengan Mobilitas Tinggi
Berita Terkini
Nathalie Holscher Resmi...
Nathalie Holscher Resmi Menikah, Sule Ucapkan Selamat dan Titip Adzam
14 menit yang lalu
Sah! Nathalie Holscher...
Sah! Nathalie Holscher Resmi Menikah dengan Arief Fadli, Jawaban Doa Umrah
44 menit yang lalu
Sambangi Polres Jakarta...
Sambangi Polres Jakarta Selatan, Amanda Manopo Siap Laporkan Pihak Manajemen
2 jam yang lalu
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps 20: Kedekatan Elio dan Arumi Semakin Menjadi Sorotan
2 jam yang lalu
My Chef In Crime, Serial...
My Chef In Crime, Serial Thriller Kriminal Kuliner Pertama di Indonesia yang Siap Hadir di VISION+
2 jam yang lalu
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 31: Bunda Latifah Terus Mendesak Mining Untuk Segera Mencari Jaka
2 jam yang lalu
Infografis
Curacao, Negara Terkecil...
Curacao, Negara Terkecil yang Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved