Konser Selena Gomez di Malaysia Terancam Batal
Kamis, 21 Juli 2016 - 15:32 WIB
Konser Selena Gomez di Malaysia Terancam Batal
A
A
A
JAKARTA - Selena Gomez dijadwalkan mengunjungi Malaysia pada 25 Juli mendatang, tepatnya di Stadion Melawati, Shah Alam. Namun, artis yang kerap tampil seksi di atas panggung ini membuat Pan Islamic Party (PAS) Youth protes dan berusaha membatalkan konser bertajuk Revival Tour ini.
Ketua Komite Hafez Sabri mengatakan kehadiran penyanyi kelahiran Amerika Serikat yang identik dengan penampilan seksi ini dinilai akan menodai kesucian bulan Syawal yang sedang dirayakan umat muslim.
“Dengan sungguh-sungguh dan lebih lanjut dapat memicu budaya hedonistik di kalangan pemuda negara,” kata Hafez.
Sementara, Menteri Selangor Datuk Seri Azmin Ali mengatakan pemerintah negara tidak punya alasan untuk melarang acara Selena lantaran penyelenggara telah memenuhi semua persyaratan yang ditetapkan oleh otoritas lokal. Konser masih akan terus berlangsung, meskipun menuai protes.
Menurut Azmin, daya tarik seks itu bukan merupakan atribut yang harus dipermasalahkan. “Keseksian adalah ciptaan Allah dan subjektif, jangan terlalu senang dengan hal itu, sebagian besar dari fans tertarik dengan lirik lagu disampaikan oleh penyanyi,” jelasnya.
Dilansir Aceshowbiz, menteri mengatakan tidak ada masalah dengan menggelar konser di bulan Syawal dan setiap bulan itu harus dihormati. Namun hingga kini pihak Selena belum mengomentari masalah ini. Selain itu, pelantun Hands to Myself ini juga dijadwalkan tampil di Jakarta, Indonesia pada 23 Juli mendatang.
Ketua Komite Hafez Sabri mengatakan kehadiran penyanyi kelahiran Amerika Serikat yang identik dengan penampilan seksi ini dinilai akan menodai kesucian bulan Syawal yang sedang dirayakan umat muslim.
“Dengan sungguh-sungguh dan lebih lanjut dapat memicu budaya hedonistik di kalangan pemuda negara,” kata Hafez.
Sementara, Menteri Selangor Datuk Seri Azmin Ali mengatakan pemerintah negara tidak punya alasan untuk melarang acara Selena lantaran penyelenggara telah memenuhi semua persyaratan yang ditetapkan oleh otoritas lokal. Konser masih akan terus berlangsung, meskipun menuai protes.
Menurut Azmin, daya tarik seks itu bukan merupakan atribut yang harus dipermasalahkan. “Keseksian adalah ciptaan Allah dan subjektif, jangan terlalu senang dengan hal itu, sebagian besar dari fans tertarik dengan lirik lagu disampaikan oleh penyanyi,” jelasnya.
Dilansir Aceshowbiz, menteri mengatakan tidak ada masalah dengan menggelar konser di bulan Syawal dan setiap bulan itu harus dihormati. Namun hingga kini pihak Selena belum mengomentari masalah ini. Selain itu, pelantun Hands to Myself ini juga dijadwalkan tampil di Jakarta, Indonesia pada 23 Juli mendatang.
(tdy)