Awas! Rubella pada Ibu Hamil Picu Kecacatan Hingga Keguguran

Kamis, 20 Juli 2017 - 15:19 WIB
Awas! Rubella pada Ibu...
Awas! Rubella pada Ibu Hamil Picu Kecacatan Hingga Keguguran
A A A
JAKARTA - Rubella atau campak Jerman merupakan infeksi virus yang ditandai dengan ruam merah pada kulit. Penyakit ini disebabkan oleh virus rubella yang bisa menyebar dengan mudah dan ditularkan melalui air liur di udara saat batuk atau bersin.

Umumnya, rubella menyerang anak-anak dan remaja. Namun jika terjadi pada wanita hamil, terutama di awal kehamilan atau trimester pertama, rubella berpotensi tinggi menyebabkan sindrom rubella kongential hingga menimbulkan komplikasi berat serta kematian.

"Penyakit ini bisa menyebabkan keguguran mendadak, lahir mati hingga kecacatan pada bayi yang dilahirkan. Sindrom ini bisa menimbulkan kelainan bawaan seperti gangguan mental atau retardasi mental, kelaianan jantung, otak, tuli dan kebutaan," papar Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Dr. H. Muhammad Subuh, MPPM.

Sementara gejala rubella pada ibu hamil, dijelaskan Perwakilan Ikatan Dokter Anak Indonesia Dr dr Hindra Irawan SpA(K), cenderung ringan. "Wanita saat hamil terkena rubella bisa demam tinggi, ruam, sakit otot, sakit kepala, nyeri sendi. Gejalanya ringan, tapi ketika terdiagnosa rubella bisa keguguran," jelas dr Hindra.

"Misalnya wanita yang sudah terinfeksi rubella dan keguguran, tubuhnya kebal dan tidak lagi terinfeksi di kehamilan berikutnya. Calon ibu yang pernah kena rubella risikonya lebih kecil. Jadi janin yang terkandung bisa terbebas dari rubella," tambahnya.

Mengingat bahanya penyakit ini, pemerintah pun menekankan pentingya vaksin atau imunisasi campak dan rubella. Sementara, Kemenkes akan mulai pemberian imuninasi measles rubella (MR) atau campak dan rubella pada Agustus hingga September untuk Pulau Jawa dan di luar Pulau Jawa pada Agustus hingga September 2018 mendatang.

"Tujuan imunisasi MR untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap campak rubella, cepat memutuskan transmisi campak rubella, menurunkan angka kesakitan dan kejadian," tutup Subuh.
(nfl)
Berita Terkait
Tes NIPT Akurat Deteksi...
Tes NIPT Akurat Deteksi Kelainan Kesehatan Genetik Calon Bayi
Waspadai Dampak Gangguan...
Waspadai Dampak Gangguan Tiroid pada Kesuburan
8 Tips Kecantikan Sederhana...
8 Tips Kecantikan Sederhana untuk Ibu Hamil
Mengenal Mild Stimulation,...
Mengenal Mild Stimulation, Metode Baru Program Kehamilan dengan Risiko Rendah
Cryptic Pregnancy, Kehamilan...
Cryptic Pregnancy, Kehamilan Samar yang Dialami Wanita dari Tasik
Panin Dai-Ichi Life...
Panin Dai-Ichi Life Luncurkan Asuransi Kehamilan Digital Via bekalhidup.com
Berita Terkini
Sunscreen Ringan Jadi...
Sunscreen Ringan Jadi Pilihan Perlindungan Kulit Harian di Iklim Tropis
9 jam yang lalu
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
9 jam yang lalu
GSDC 2026 di ICE BSD...
GSDC 2026 di ICE BSD Perkuat Posisi Indonesia dalam Industri MICE Berkelanjutan
11 jam yang lalu
Usia 30-an Lutut Mulai...
Usia 30-an Lutut Mulai Rewel? Mengapa Welmove Bukan Hanya Suplemen untuk Orang Tua
11 jam yang lalu
My Devil President:...
My Devil President: Microdrama CEO yang Penuh Plot Twist
11 jam yang lalu
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Swift Vows Love Story Unfolds di V+Short, Kisah Cinta CEO
12 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved