Peminum Alkohol Berisiko Kena Demensia

Kamis, 29 Maret 2018 - 11:37 WIB
Peminum Alkohol Berisiko...
Peminum Alkohol Berisiko Kena Demensia
A A A
SEBUAH penelitian baru di Prancis menunjukkan bahwa peminum alkohol dengan skala berat lebih mungkin menderita demensia, terutama pada usia paruh baya, dibandingkan orang dewasa lainnya yang kurang atau tidak meminum alkohol sama sekali.

Demensia adalah kumpulan penyakit dengan gejala yang mengakibatkan perubahan pada pasien dalam cara berpikir dan berinteraksi dengan orang lain. Sering kali memori jangka pendek, pikiran, kemampuan berbicara, dan kemampuan motorik terpengaruh.

Untuk penelitian tersebut, para peneliti memeriksa data dari 2008-2013 pada lebih dari 31 juta pasien rumah sakit di Prancis, termasuk lebih dari 1 juta orang, didiagnosis menderita demensia. Sekitar 5% pasien demensia mengalami demensia onset awal yang dimulai sebelum usia 65 tahun dan studi tersebut menemukan bahwa sebagian besar kasus ini berhubungan dengan alkohol.

“Minum berat kronis adalah faktor risiko yang paling penting untuk dimunculkan demensia pada kedua jenis kelamin dan tetap demikian setelah mengendalikan semua faktor risiko yang diketahui untuk onset demensia,” kata penulis utama studi yang juga CEO Translational Health Economics Network dan seorang peneliti di Inserm- Universite Paris Diderot, Sorbonne Paris Cite, Prancis, Dr Michael Schwarzinger, dilansir laman Foxnews.com.

Dia menambahkan, temuan ini mendukung fakta bahwa minuman keras dapat menyebabkan kerusakan otak yang ireversibel. Sementara, beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa alkohol dapat menyebabkan gangguan kognitif, termasuk risiko demensia.

Penelitian lain juga telah menghubungkan penggunaan alkohol ringan atau sedang ke otak yang lebih sehat. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), secara global diperkirakan 3,3 juta orang setahun meninggal akibat penyalahgunaan alkohol, terhitung sekitar 6% dari semua kematian.

WHO mendefinisikan minuman keras kronis lebih dari 60 gram alkohol murni atau setidaknya enam minuman untuk pria dan lebih dari 40 gram atau setidaknya empat minuman untuk wanita. Selama masa studi, 945.512 orang didiagnosis menderita gangguan penggunaan alkohol.

Sebagian besar kasus ini adalah ketergantungan alkohol. Secara keseluruhan, sekitar 3% kasus demensia disebabkan kerusakan otak terkait alkohol dan gangguan penggunaan alkohol lainnya tercatat hampir 5% kasus demensia. (Iman Firmansyah)
(nfl)
Berita Terkait
4 Latihan Otak untuk...
4 Latihan Otak untuk Mencegah dan Mengelola Alzheimer
Mengenal Alzheimer,...
Mengenal Alzheimer, Penyakit yang Membuat Chris Hemsworth Vakum dari Dunia Hiburan
Penyakit Alzheimer Kini...
Penyakit Alzheimer Kini Bisa Dideteksi Lewat Tes Darah
5 Gejala Awal Alzheimer...
5 Gejala Awal Alzheimer yang Perlu Anda Kenali
Peduli Alzheimer, Alzi...
Peduli Alzheimer, Alzi Gaungkan Kampanye Melawan Demensia sejak Muda
Hubungan Gula dan Penyakit...
Hubungan Gula dan Penyakit Alzheimer, Penderita Diabetes Harus Waspada
Berita Terkini
VISION+ Rilis Teaser...
VISION+ Rilis Teaser Trailer My Chef in Crime, Saat Insting Memasak Jadi Kunci Kasus Kriminal
6 jam yang lalu
Jennifer Coppen Unggah...
Jennifer Coppen Unggah Sindiran Pedas soal Sosok Playing Victim, Warganet Berspekulasi
7 jam yang lalu
Kris Dayanti Borong...
Kris Dayanti Borong 2 Medali Emas di Kejuaraan Nasional Wushu
8 jam yang lalu
Sambut Hari Kemerdekaan,...
Sambut Hari Kemerdekaan, The Margo Hotel Hadirkan Kuliner Bertema Harmony of Indonesia
11 jam yang lalu
Bukan Cuma Mencegah...
Bukan Cuma Mencegah Sakit, Ini Pentingnya Investasi Kesehatan Sel Sejak Dini
11 jam yang lalu
Chef Mandif Warokka...
Chef Mandif Warokka Siapkan Jamuan Kuliner Nusantara di Bintan, Modern dan Eksklusif
12 jam yang lalu
Infografis
5 Fakta Flu Burung yang...
5 Fakta Flu Burung yang Berisiko Menjadi Pandemi Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved