Haid Tak Teratur Bisa Menjadi Risiko Terkena Diabetes Tipe 2

Rabu, 09 Mei 2018 - 23:30 WIB
Haid Tak Teratur Bisa...
Haid Tak Teratur Bisa Menjadi Risiko Terkena Diabetes Tipe 2
A A A
JAKARTA - Waspada jika haid atau menstruasi tidak teratur. Pasalnya, ini bisa menjadi salah satu tanda risiko diabetes. Hal ini diungkapkan melalui penelitian terbaru, dimana satu dari lima remaja putri yang mengidap diabetes tipe 2 mengalami menstruasi tidak teratur.

"Siklus menstruasi yang jauh dari normal dapat menyebabkan pendarahan yang parah dan ekstra kram dan pada remaja putri yang mengidap diabetes tipe 2 biasanya menerima pengobatan yang disebut metformin," tutur Dr Megan Kelsey, profesor endokrinologi anak di Hospital of Colorado sekaligus ketua penelitian tersebut.

Dilansir dari WebMD, penelitian ini mengamati penggunaan metformin (glucophage), obat yang membuat seseorang semakin sensitif terharap efek hormon insulin. Peneliti membandingkannya dengan pengobatan metformin plus rosiglitazone (avandia) serta metformin plus perubahan gaya hidup.

Hasil penelitian ini menunjukkan, dari 190 remaja putri berusia 14 tahun pengidap diabetes tipe 2 tanpa mengonsumsi obat hormonal, sebanyak 39 anak atau 20% mengalami menstruasi yang tidak teratur. Ke-39 anak tersebut juga mengalami obesitas dan memiliki hormon testosteron lebih tinggi. Meski demikian, mereka memiliki level insulin yang sama dengan remaja putri dengan menstruasi teratur.

"Penemuan ini mengindikasikan bahwa haid yang tidak teratur kemungkinan disebabkan oleh polycystic ovarian syndrome (PCOS)," kata dia.

Diketahui, PCOS berhubungan erat dengan berat badan yang berlebih seperti halnya yang dialami diabetes tipe 2. Selain itu, remaja putri yang memiliki gejala PCOS juga kemungkinan besar berisiko tinggi mengalami penyakit liver non-alcoholic. Sementara kepala bangsal diabetes anak di NYU Winthrop Hospital, Dr Siham Accacha mengatakan bahwa tak hanya menggunakan metformin, diperlukan juga pengobatan yang tepat pada PCOS.

"Terlepas dari sensitivitas pada insulin, intervensi terbesar yang dapat dilakukan adalah menurunkan berat badan," ujar dia.
(alv)
Berita Terkait
Raih Hibah Kemendikbud,...
Raih Hibah Kemendikbud, Universitas BTH Edukasi Siswa SMP tentang Kesehatan Reproduksi
Dukung Kesadaran Kesehatan...
Dukung Kesadaran Kesehatan Reproduksi, Bayer Rilis Situs Bicaraperempuan
Antiseptik Area Intim...
Antiseptik Area Intim dengan Kandungan HOCl Cegah Infeksi Saluran Kemih dan Keputihan
Perempuan Milenial Jaktim...
Perempuan Milenial Jaktim Ikuti Seminar Menjaga Kesehatan Reproduksi
Jaga Kesehatan Reproduksi,...
Jaga Kesehatan Reproduksi, Ini Tips Mudahnya
Kulit Cantik Awet Muda,...
Kulit Cantik Awet Muda, Konsumsi Minuman Bit Merah Tiap Hari
Berita Terkini
Konten Natural Bersama...
Konten Natural Bersama Kekasih Bikin Mohammad Irfan Makin Dikenal Warganet
4 jam yang lalu
BTS Jadi Tamu Kehormatan...
BTS Jadi Tamu Kehormatan Argentina Jelang Konser Oktober Mendatang
5 jam yang lalu
Arie Untung Dorong Sepatu...
Arie Untung Dorong Sepatu Lokal Naik Kelas, Hadir di Mal Bekasi
7 jam yang lalu
Terungkap! Hak Asuh...
Terungkap! Hak Asuh Anak Ruben Onsu dan Sarwendah Ternyata Belum Diputus Pengadilan
7 jam yang lalu
Menchi Katsu hingga...
Menchi Katsu hingga Takoyaki, Aneka Street Food Jepang Hadir Serentak di 138 Hotel
9 jam yang lalu
Mengenali Kondisi Kulit...
Mengenali Kondisi Kulit Kini Bisa Dimulai dari Foto Selfie
9 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Rusia Bisa...
3 Alasan Rusia Bisa Ubah Prancis Menjadi Chernobyl Raksasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved