Penggunaan Gadget pada Anak Sebabkan Keterlambatan Bicara

Sabtu, 28 Juli 2018 - 11:30 WIB
Penggunaan Gadget pada...
Penggunaan Gadget pada Anak Sebabkan Keterlambatan Bicara
A A A
Kehadiran gadget dapat membantu pekerjaan menjadi lebih mudah. Namun pada anak-anak, penggunaan gadget dapat menimbulkan dampak negatif berupa keterlambatan bicara. Sayang, saat ini justru banyak para orangtua yang memberikan gadget untuk buah hatinya, baik saat bermain atau menangis.

"Sering dibilang di 1.000 kehidupan anak itu masa emasnya anak, dan itu dari sejak anak di dalam kandungan sampai usia dua tahun, jadi jangan sia-siain, kasih yang terbaik untuk tumbuh kembang anak, bukan dikasih gadget pada usia ini, karena dapat berisiko memperlambat bicara anak,” ujar dokter spesialis anak dari Brawijaya Hospial & Clinic, dr. Natia Anjasari, SpA di Jakarta.

Dr. Natia menjelaskan kondisi ini disebabkan banyaknya stimulasi gambar, video pada gadget yang menggunakan banyak bahasa. Mulai dari Inggris, Spanyol yang tanpa disadari hal ini justru dapat membuat anak menjadi bingung.

“Gadget rata-rata pake bahasa Inggris dan lainnya. Tapi sehari-hari di rumah, lingkungannya pakai bahasa Indonesia jadi bilingual anak-anak suka bingung. Jadi dia mengerti apa yang di ucapkan kalo disuruh open the door, buka pintu dia bisa melakukan, tapi begitu dia ngomong, aku mau makan ini, mau makan itu, aku mau pipis dan sebagainya, dia nggak bisa,” tutur dia.

Idealnya, anak di bawah dua tahun tidak diberikan paparan baik berupa tayangan televisi atau video YouTube yang membuat anak menjadi bingung karena banyaknya penggunaan bahasa. Selain itu, penggunaan gadget pada anak khususnya pada masa 1.000 hari kehidupan dapat mengganggu perkembangan mata, misalnya kurangnya ketajaman penglihatan mata.

“Solusinya kasih melalui pendengeran, latihan auditori. Misalnya suara orang ngaji, kalau mau dengerin lagu, pilih lagu anak dengan bahasa Indonesia dulu. Nanti tergantung anaknya sudah siap belum, biasanya kalau sudah enam bulan ada yang sudah mengerti untuk melihat buku, walaupun bukunya bahasa Inggris, kita jelasinnya bahasa Indonesia," kata dia.
(alv)
Berita Terkait
Mandikan Anak Terlalu...
Mandikan Anak Terlalu Sering Ternyata Bahaya, Ini Alasannya
Pentingnya Perhatikan...
Pentingnya Perhatikan Kesehatan Kulit Bayi, Jangan Anggap Sepele
Cara Jaga Kebersihan...
Cara Jaga Kebersihan Perlengkapan Bayi di Masa Pandemi
Perbedaan Gumoh dan...
Perbedaan Gumoh dan Muntah pada Bayi
Ini Usia Tepat Bayi...
Ini Usia Tepat Bayi Boleh Diberi Makanan Padat
Bahaya Memberikan Jamu...
Bahaya Memberikan Jamu pada Bayi, Bisa Sebabkan Keracunan hingga Infeksi
Berita Terkini
Ratu Sofya Sambangi...
Ratu Sofya Sambangi Polda Metro Jaya, Ada Apa?
39 menit yang lalu
Maia Estianty Soroti...
Maia Estianty Soroti Dolar Tembus Rp18.000, Curhat soal Pajak
1 jam yang lalu
Begini Respons Ruben...
Begini Respons Ruben Onsu Usai Permintaan Maaf Sarwendah Viral
2 jam yang lalu
Richard Lee Resmi Dilimpahkan...
Richard Lee Resmi Dilimpahkan ke Kejati Banten, Tinggal Tunggu Jadwal Sidang Perdana
4 jam yang lalu
Indonesia Manufacturing...
Indonesia Manufacturing Symposium 2026, Membangun Sistem Enterprise
16 jam yang lalu
Album Baru Slank Republik...
Album Baru Slank Republik Fufu Fafa Resmi Meluncur, Sarat Kritik Sosial
17 jam yang lalu
Infografis
Daftar 23 Kombes Pol...
Daftar 23 Kombes Pol Pecah Bintang pada Mutasi Polri Mei 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved