Penyakit Otak yang Langka dan Fatal Bisa Terlihat dari Mata

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:30 WIB
Penyakit Otak yang Langka...
Penyakit Otak yang Langka dan Fatal Bisa Terlihat dari Mata
A A A
JAKARTA - Penelitian terbaru menunjukkan bahwa orang dengan penyakit otak langka dan fatal, creutzfeldt-jakob (CJD) dapat terlihat dari mata mereka. Studi ini menemukan bukti bahwa prion yaitu protein yang menyebabkan infeksi di mata dengan CJD. Temuan itu juga menunjukkan bahwa mata memberikan tanda yang dapat membantu para peneliti mendiagnosis penyakit ini lebih awal, jika tes mata baru dikembangkan.

Dilansir dari Fox News, hasil penelitian ini juga meningkatkan kekhawatiran tentang potensi penyebaran penyakit melalui pemeriksaan mata rutin atau operasi mata, di mana peralatan bisa terkontaminasi dengan prion. Penelitian, yang dilakukan para peneliti di Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular, Universitas California di San Diego dan UC-San Francisco ini diterbitkan di jurnal mbio. Menurut National Institutes of Health (NIH), penyakit creutzfeldt-jakob merupakan gangguan neurologis progresif yang hanya mempengaruhi sekitar 1 dari sejuta orang di dunia setiap tahun.

Bentuk CJD yang paling umum adalah sporadis, yang berarti bahwa penyakit ini tampaknya tidak memiliki penyebab genetik atau lingkungan. Tidak ada pengobatan untuk CJD dan penyakit ini umumnya menyebabkan kematian dalam satu tahun setelah diagnosis. Sebelumnya, sejumlah kecil pasien dengan CJD ditemukan memiliki prion di mata mereka. Tetapi tidak jelas seberapa umum kejadian ini, atau seberapa luas protein prion di seluruh mata. Selain itu, penelitian sebelumnya dilakukan sebelum pengembangan tes yang lebih sensitif untuk prion yang tersedia saat ini.

Dalam studi baru, para peneliti menganalisis mata 11 pasien yang meninggal akibat CJD sporadis dan setuju untuk menyumbangkan mata mereka untuk penelitian. Para peneliti mendeteksi prion di mata pasien dan ditemukan prion di delapan area mata mulai dari kornea mata, lensa, cairan okular, retina, koroid (bagian dari mata yang mengandung pembuluh darah dan jaringan ikat), sklera (putih mata), saraf optik (yang menghubungkan bagian belakang mata ke otak) dan otot ekstraokuler (yang mengontrol gerakan mata).

Saat ini, cara untuk mengkonfirmasi diagnosis CJD adalah dengan menguji sampel jaringan otak setelah kematian seseorang. Namun, ada cara untuk mendiagnosis kemungkinan atau kasus yang dicurigai ketika seseorang masih hidup yaitu menggunakan analisis aktivitas listrik otak, pemindaian otak atau tes untuk prion dalam cairan serebrospinal. Kendati demikian, CJD tetap sulit untuk didiagnosis, karena penyakit ini dapat menyebabkan berbagai gejala yang mirip dengan kondisi umum lainnya seperti kecemasan, depresi, hilang ingatan, perubahan kepribadian, masalah penglihatan, insomnia, gangguan berpikir dan masalah dengan koordinasi otot.

Mengingat bahwa tingkat prion tinggi ditemukan di retina, temuan ini berpotensi dimanfaatkan untuk diagnosis awal penyakit prion dengan tes mata tertentu. Sebagai contoh, tes mata yang mengukur respon listrik dalam sel di retina dapat menunjukkan kelainan pada orang dengan CJD. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menyelidiki bagaimana tes ini atau tes mata lainnya dapat digunakan untuk mendiagnosis CJD. Para peneliti juga mencatat bahwa sekitar 40% pasien dengan CJD mengalami gejala mata dan di awal perjalanan penyakit mereka.

Gejala mata seperti itu dapat menyebabkan pasien mengalami pemeriksaan mata, yang pada gilirannya dapat menyebabkan peralatan yang terkontaminasi yang mungkin menyebarkan penyakit. Temuan baru ini memberikan rekomendasi untuk sekali pakai atau prosedur dekontaminasi lainnya setelah pemeriksaan mata pada pasien dengan CJD.
(alv)
Berita Terkait
Kampanye Bebas Mata...
Kampanye Bebas Mata SePeLe Ajak Masyarakat Peduli Gejala Mata Kering
Pentingnya Pemeriksaan...
Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Mata Anak Sejak Dini
Pentingnya Pemeriksaan...
Pentingnya Pemeriksaan Mata Secara Rutin pada Anak
5 Cara Menjaga Kesehatan...
5 Cara Menjaga Kesehatan Mata, Nomor Terakhir Penting Bagi Pengguna Gadget
Jangan Tunggu Keluhan,...
Jangan Tunggu Keluhan, Pemeriksaan Mata Anak Perlu Dilakukan Sejak Dini
Kampanye Periksa Mata...
Kampanye Periksa Mata Dari Dini
Berita Terkini
Ruben Onsu Tak Gentar...
Ruben Onsu Tak Gentar Ancaman Sarwendah, Kuasa Hukum Sebut Juga Punya Bukti Kejutan
3 menit yang lalu
Pangeran William Tampil...
Pangeran William Tampil di Acara 'New Heights' pada Hari Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce
56 menit yang lalu
Taylor Swift dan Travis...
Taylor Swift dan Travis Kelce Resmi Menikah, Tampil Mewah dengan Busana Dior
1 jam yang lalu
Nasib Richard Lee Ditentukan...
Nasib Richard Lee Ditentukan 14 Juli, JPU Minta Hakim Tolak Eksepsi
2 jam yang lalu
Berapa Kali Berhubungan...
Berapa Kali Berhubungan Seks agar Cepat Hamil? Dokter Bagikan Tipsnya
2 jam yang lalu
Dokter Ungkap Kebiasaan...
Dokter Ungkap Kebiasaan Pria Pakai Celana Ketat Bisa Merusak Kualitas Sperma
3 jam yang lalu
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved