Cegah Stunting sejak dalam Kandungan

Selasa, 16 April 2019 - 08:58 WIB
Cegah Stunting sejak...
Cegah Stunting sejak dalam Kandungan
A A A
JAKARTA - Tidak hanya tinggi badan yang lebih pendek, penderita stunting juga akan menunjukkan beberapa tanda lain, seperti kesulitan dalam belajar, kemampuan kognitif lemah, mudah lelah, tidak seaktif anak-anak seusianya, rentan terhadap penyakit infeksi, dan lainnya.

Jika tidak segera ditangani, kondisi ini akan memengaruhi pertumbuhannya hingga dewasa nanti. Stunting merupakan kondisi ketika anak kekurangan nutrisi yang seimbang sehingga tumbuh kembangnya mengalami gangguan. Perlu diketahui bahwa penderita bisa saja bertubuh kurus maupun gemuk.

Risiko paling tinggi terjadi pada anak-anak usia 0-2 tahun. Dikatakan Rachel Olsen selaku Nutrition Expert Youvit Multivitamin Gummy, sebenarnya pencegahan stunting itu harus dimulai dari kesadaran ibu terlebih dahulu. “Asupan nutrisi sehat dan olahraga teratur bisa menjadi langkah awal yang baik untuk menyiapkan diri sebelum kehamilan,” ujarnya di selasela acara Youvit Media & Community Fit Kids di Rockstar Gym Kota Kasablanka, Jakarta.

Salah satunya dengan mengonsumsi makanan mengan dung vitamin B9 dan asam folat yang baik saat mempersiapkan kehamilan serta masa kehamilan tahap awal (trimester pertama). Vitamin B9 dan asam folat bisa ditemukan dalam sayuran hijau, seperti bayam, brokoli, sawi dan selada, serta biji-bi jian dan kacang-kacangan. Hal ini sangat penting untuk diingat oleh setiap calon ibu karena ketika anak mengalami stunting, kondisinya tidak bisa dikembalikan seperti anak normal lainnya. Untuk anak yang mengalami stunting, meski tidak bisa di kem ba likan lagi ke kondisi semula, orang tua tetap harus memberikan asupan sehat bagi anak agar tidak memperburuk pertumbuhannya.

“Tentu kita tidak mengharapkan anak kita terkena stunting. Oleh karena itu, sebaik nya setiap calon ibu dapat melakukan pencegahan dengan selalu makan bergizi tingg i setiap hari baik selama dan sesudah masa kehamilan. Nutrisi ini nanti membantu organ dalam bayi untuk tumbuh normal,” ujar Rachel.

Ia mengatakan, selama hamil apapun yang ibu makan diserap oleh bayi di dalam kandungannya. Kalau ibunya tidak makan makanan bergizi, maka bayi di dalam kandungannya juga tidak menyerap apa-apa, ini akan membuat anak mengalami stunting setelah dilahirkan.
Asupan anak selama masa MPASI juga perlu diperhatikan. Pilih bahan makanan alami, seperti sayur dan buah. Ini juga bagus untuk membiasakan mereka makan yang sehat ke depannya.

“Kalau anak sudah bisa makan lebih beragam, orang tua sebaiknya juga memberikan tambahan multivitamin agar memaksimalkan nutrisi anak,” kata Rachel. (Sri Noviarni)
(nfl)
Berita Terkait
Pentingnya Menjaga Kesehatan...
Pentingnya Menjaga Kesehatan Fisik dan Psikologis Anak sejak Dini
Ahli Gizi Ingatkan Peran...
Ahli Gizi Ingatkan Peran Orang Tua dan Guru dalam Menjaga Kesehatan Anak
Pentingnya Pemeriksaan...
Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Mata Anak Sejak Dini
Dukung Peningkatan Status...
Dukung Peningkatan Status Kesehatan Anak Indonesia
Eksplorasi Si Kecil...
Eksplorasi Si Kecil pada Imersif 'S-26 Exceptional League'
Edukasi Kesehatan Kulit...
Edukasi Kesehatan Kulit Anak
Berita Terkini
INDOFEST 2026 Digelar,...
INDOFEST 2026 Digelar, Taffware Tawarkan Diskon Perlengkapan Outdoor Besar-besaran
2 jam yang lalu
Pendakian Gunung Meningkat,...
Pendakian Gunung Meningkat, Menhut Siapkan Pengaturan untuk Cegah Kecelakaan dan Sampah
9 jam yang lalu
Clara Shinta Tegaskan...
Clara Shinta Tegaskan Tak Punya Catatan Kriminal, SKCK Jadi Bukti di Tengah Polemik
9 jam yang lalu
Latihan Kaki Tak Hanya...
Latihan Kaki Tak Hanya Bakar Kalori, Ternyata Penting untuk Keseimbangan Hormon
10 jam yang lalu
Rencanakan Liburan dengan...
Rencanakan Liburan dengan Lebih Fleksibel Melalui Paylater
10 jam yang lalu
Sinopsis Terikat Janji...
Sinopsis 'Terikat Janji' 4 Juni 2026: Identitas Aslinya Runtuh, Sena Rela Pikul Kesalahan Sendiri demi Lindungi Davina
12 jam yang lalu
Infografis
7 Kombes Pecah Bintang...
7 Kombes Pecah Bintang Jadi Brigjen Dalam Mutasi Polri Januari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved