Berkunjung ke Kotagede, Gudangnya Kerajinan Perak

Selasa, 02 Desember 2014 - 11:55 WIB
Berkunjung ke Kotagede,...
Berkunjung ke Kotagede, Gudangnya Kerajinan Perak
A A A
YOGYAKARTA - Kotagede adalah daerah di mana Panembahan Senopati, pendiri kerajaan Mataram baru mendirikan istananya pada tahun 1575. Penguasa kerajaan Mataram baru merupakan keturunan langsung dari penguasa Mataram kuno yang membangun Borobudur dan Candi Prambanan. Pada tahun 1680 Kota Gede direbut oleh pasukan dari Madura, dan kemudian istana Mataram dipindahkan ke timur, pertama ke Kartasura, lalu ke tepi sungai Solo, di Surakarta (Solo).

Pada saat ini, Kotagede merupakan sebuah kecamatan di Kota Yogyakarta, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kota ini terdiri dari jalan-jalan sempit, dengan toko-toko perak tradisional dan rumah berubin mosaik berjajar di tepi jalan, dahulu rumah-rumah ini merupakan rumah para bangsawan dan pedagang kerajaan.

Kotagede adalah tempat yang tepat untuk berjalan-jalan santai. Bagi mereka yang ingin berbelanja, berkunjung ke sini untuk sekedar melihat-lihat atau mungkin membeli beberapa kerajinan perak buatan tangan merupakan kegiatan yang menarik.

Anda juga bisa berkeliling di sekitar bangunan kuno yang merupakan rumah pedagang Arab dan Belanda. Carilah informasi apakah Anda bisa mengunjungi salah satu rumah-rumah kuno ini dan merasakan hidup di masa lalu.

Kawasan ini sekarang terkenal sebagai pusat industri perak di Yogyakarta. Ada sejumlah workshop di mana pengunjung dapat berhenti dan menonton, bagaimana perak dibentuk menjadi barang-barang yang unik dan indah.

Perak Yogya memiliki ciri khas yang unik yaitu berbentuk relief dengan warna hitam dan putih yang kontras. Kota Gede menghasilkan kerajinan perak yang indah seperti gelang, kalung, cincin, bros dan kerajinan lainya.

Tak hanya mengunjungi dan melihat aktivitas para pengrajin perak, di Kotagede wisatawan bisa berkunjung ke pemakaman anggota kerajaan di Kotagede. Pemakaman ini adalah sebuah situs kuno yang mencerminkan kemegahan warisan budaya daerah tersebut. Untuk masuk ke dalam komplek pemakaman ini, Anda harus memakai pakaian Jawa yang dapat disewa di pos pendaftaran.

Karena, di pemakaman tersebut terdapat makam raja-raja Mataram yang dianggap suci. Peziarah dari seluruh daerah di Jawa masih datang ke sini untuk memberikan penghormatan, memberikan sesajen dan meminta berkah.

Untuk sampai ke Kotagede dapat dengan mudah dicapai dengan bus, taksi atau mobil. Jika Anda lebih memilih mode transportasi tradisional, cobalah 'andong' atau kereta kuda beroda empat.
(nfl)
Berita Terkait
Rekomendasi 6 Tempat...
Rekomendasi 6 Tempat Berburu Buah Tangan Terbaik di Jakarta
5 Tempat Belanja Populer...
5 Tempat Belanja Populer di Mojokerto, dari Mal Mewah hingga Swalayan
10 Tempat Belanja Murah...
10 Tempat Belanja Murah di Bandung, Nomor 4 dan 5 Surganya Barang Sisa Ekspor
Prince Shopping Plaza,...
Prince Shopping Plaza, Pusat Perbelanjaan Mewah di Jepang yang Ramah Muslim
8 Tempat Belanja Murah...
8 Tempat Belanja Murah di Yogya, Nomor 6 Bisa Beli Baju Bagus Seharga Rp10.000
Naik Kuda hingga Memerah...
Naik Kuda hingga Memerah Sapi di Dalam Mal di Youreka Village Living World Alam Sutera
Berita Terkini
Indonesia Manufacturing...
Indonesia Manufacturing Symposium 2026, Membangun Sistem Enterprise
4 jam yang lalu
Album Baru Slank Republik...
Album Baru Slank Republik Fufu Fafa Resmi Meluncur, Sarat Kritik Sosial
5 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh dengan Keseruan: Menjelajahi Pesona Malaysia, Singapura & Thailand
6 jam yang lalu
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 62: Dipa Terus Memprovokasi Novan, Sementara Davina Merasakan Firasat Buruk
6 jam yang lalu
Shopee Campus Cup Diperpanjang!...
Shopee Campus Cup Diperpanjang! Waktunya All Out & Kumpulkan Poin untuk Bawa Kampus Kamu Jadi Juara!
7 jam yang lalu
Kini Merawat Kulit Jadi...
Kini Merawat Kulit Jadi Lebih Personal, Teknologi EXO3 Siap Manjakan Kulitmu dari Rumah
7 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved