Jakarta Diabetes Meeting Akan Dihadiri 1.000 Peserta

Jum'at, 19 Desember 2014 - 14:26 WIB
Jakarta Diabetes Meeting...
Jakarta Diabetes Meeting Akan Dihadiri 1.000 Peserta
A A A
JAKARTA - Jakarta Diabetes Meeting (JDM) kembali diselenggarakan tahun ini, kegiatan yang dilaksanakan pada 20-21 Desember di Hotel Shangri La ini merupakan yang ke-23 kalinya. Dalam JDM kali ini, akan membicarakan beberapa hal yang baru dalam tata laksana diabetes.

Hal-hal baru tersebut antara lain mengenai pengobatan diabetes mutakhir secara holistik yang menyangkut pencegahan diabetes, penemuan obat-obat baru yang mengutamakan peran organ lain dalam mengontrol gula darah, penemuan obat lipid terbaru dan mengenai pertimbangan penggunaan insulin.

Di sisi lain, ditekankan juga akan pentingnya individualisasi dalam diabetes serta kupasan mengenai problematika pengobatan diabetes setelah era Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS).

"JDM 2014 menekankan pentingnya penyederhanaan pada tata laksana diabetes. Tujuan yang hendak dicapai adalah agar baik dokter umum maupun dokter spesialis dapat menatalaksana diabetes secara menyeluruh, namun tidak merasa rumit dengan pilihan pengobatan yang ada," tutur Ketua JDM 2014, Dr.Dante S.Herbuwono, SpPD-KEMD, PhD, dalam Konferensi Pers, di Hotel Shangri La, Jakarta, Jumat (19/12/2014).

JDM kali ini akan diikuti oleh sekitar kurang lebih 1.000 peserta yang terdiri dari dokter umum, spesialis, konsultan endokrin, edukator diabetes, para pakar serta pemerhati diabetes.

Beberapa topik yang diangkat adalah mitos dan kontroversi dalam tata laksana diabetes, pertimbangan pemberian insulin yang mencakup biaya dan keefektifitasan insulin, pemberian pada pasien rawat jalan, rawat inap dan pada pasien kritis serta hambatan dalam pemberian insulin.

Ia menambahkan jika dilihat dari sisi dokter, keterbatasannya antara lain ketidaktahuan mengenai bagaimana menatalaksana diabetes, apalagi dengan komplikasi.

Dari edukator adalah banyak pasien yang tidak mendapat informasi yang cukup terhadap pengobatan yang dilakukan serta tingkat kepatuhan pasien yang tidak baik seringkali membuat diabetes tidak diobati secara optimal.
(nfl)
Berita Terkait
Peringatan Hari Diabetes...
Peringatan Hari Diabetes Sedunia di Stasiun Tanah Abang
Peluncuran Kampanye...
Peluncuran Kampanye GESIT Untuk Edukasi Diabetes
Terapi HbA1c Jadi Andalan...
Terapi HbA1c Jadi Andalan Baru Kendalikan Diabetes, Hadir di Bintaro
DiabetaCare Dukung Penderita...
DiabetaCare Dukung Penderita Diabetes Hidup Sehat lewat Kampanye GESIT
5 Langkah Menurunkan...
5 Langkah Menurunkan Risiko Penyakit Jantung terkait Diabetes, Pertahankan Berat Badan
7 Penyakit Komplikasi...
7 Penyakit Komplikasi Jika Diabetes Tidak Segera Diobati, Cegah sebelum Terlambat
Berita Terkini
Sarwendah Hapus Sejumlah...
Sarwendah Hapus Sejumlah Brand dari Bio Instagram, Ada Apa?
1 jam yang lalu
Nina Zatulini dan Natasha...
Nina Zatulini dan Natasha Rizky Belajar Bahasa Inggris di Usia 30-an, Netizen Salut
2 jam yang lalu
Cinta Laura Dukung Kegiatan...
Cinta Laura Dukung Kegiatan CFD Jadi Ajang Gen Z dan Gen Alpha Bersosialisasi
3 jam yang lalu
Stop Pakai Sarung Tangan...
Stop Pakai Sarung Tangan Plastik Saat Makan, Ini Bahayanya bagi Kesehatan!
5 jam yang lalu
Momen Middleton Bertemu...
Momen Middleton Bertemu Mantan Pacarnya di Pernikahan Peter Phillips
5 jam yang lalu
Peter Phillips Resmi...
Peter Phillips Resmi Menikah, Absennya Pangeran Harry Jadi Sorotan
6 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved