10 Gejala Umum Dementia Alzheimer

Senin, 22 Desember 2014 - 21:05 WIB
10 Gejala Umum Dementia...
10 Gejala Umum Dementia Alzheimer
A A A
JAKARTA - Demensia Alzheimer adalah suatu gangguan penurunan fungsi otak yang mempengaruhi daya ingat, emosi dan executive decision. Pada tahun 2030 diperkirakan akan ada 76 juta Orang Dengan Dementia (ODD) dan 135 juta ODD di tahun 2050.

Di Indonesia sendiri, estimasi akan jumlah ODD adalah sekitar 1 juta di tahun 2013, akan meningkat menjadi 2 juta di tahun 2030 dan 4 juta ODD di tahun 2050.

Berikut 10 gejala umum Demensia Alzheimer yang patut diketahui.

1. Gangguan daya ingat
Sering lupa kejadian yang baru saja terjadi, lupa janji, menanyakan dan menceritakan hal yang sama berulang kali, lupa tempat parkir di mana (dalam frekuensi tinggi).

2. Susah fokus
Sulit melakukan pekerjaan sehari-hari, lupa cara memasak, mengoprasionalkan telepon, handphone, tidak dapat melakukan perhitungan sederhana, bekerja dengan waktu yang lebih lama dari biasanya.

3. Sulit melakukan kegiatan yang familiar
Seringkali sulit untuk merencanakan atau menyelesaikan tugas sehari-hari, bingung cara mengemudi, sulit mengatur keuangan.

4. Disorientasi
Bingung terhadap waktu (hari/tanggal/hari penting), bingung dimana mereka berada dan bagaimana mereka sampai di sana, tidak tahu jalan pulang kembali ke rumah.

5. Kesulitan memahami visuospasial
Sulit untuk membaca, mengukur jarak, menentukan jarak, membedakan warna, tidak mengenali wajah sendiri di cermin, menabrak cermin saat berjalan, menuangkan air di gelas namun tumpah dan tidak tepat menuangkannya.

6. Gangguan berkomunikasi
Kesulitan berbicara dan berkata tepat, seringkali berhenti di tengah percakapan dan bingung untuk melanjutkannya.

7. Menaruh barang tidak pada tempatnya
Lupa di mana meletakkan sesuatu, bahkan kadang curiga ada yang mencuri atau menyembunyikan barang tersebut.

8. Salah membuat keputusan
Berpakaian tidak serasi, misalnya memakai kaos kaki kiri berwarna merah, kaos kaki kanan berwarna biru, tidak dapat memperhitungkan pembayaran dalam bertransaksi dan tidak dapat merawat diri dengan baik.

9. Menarik diri dari pergaulan
Tidak memiliki semangat ataupun inisiatif untuk melakukan aktivitas atau hobi yang biasa dinikmati, tidak terlalu bersemangat untuk berkumpul dengan teman-temannya.

10. Perubahan perilaku dan kepribadian
Emosi berubah secara drastis, menjadi bingung, curiga, depresi, takut atau tergantung yang berlebihan pada anggota keluarga, mudah kecewa dan putus asa baik di rumah maupun dalam pekerjaan.
(alv)
Berita Terkait
Ternyata Tidur Bisa...
Ternyata Tidur Bisa Cegah Alzheimer
Studi: Ngupil Tingkatkan...
Studi: Ngupil Tingkatkan Risiko Penyakit Alzheimer
Aksi Bikin Onar Yudo...
Aksi Bikin Onar Yudo Andreawan di Tempat Umum, Apa Kata Ahli Kesehatan Mental?
Tingkatkan Kepedulian...
Tingkatkan Kepedulian pada Demensia Alzheimer Lintas Generasi di Tengah Pandemi
Studi Baru Ungkap Otak...
Studi Baru Ungkap Otak Pria Menyusut Lebih Cepat Dibanding Perempuan Seiring Bertambahnya Usia
5 Cara Meningkatkan...
5 Cara Meningkatkan Kesehatan Mental, Salah Satunya Berbagi dengan Orang Lain
Berita Terkini
Kehadiran Meghan Markle...
Kehadiran Meghan Markle Jadi Penentu Rekonsiliasi Pangeran Harry dan Raja Charles
18 menit yang lalu
5 Drama Korea yang Wajib...
5 Drama Korea yang Wajib Ditonton jika Kamu Suka
1 jam yang lalu
Sering Lelah dan Mudah...
Sering Lelah dan Mudah Ngantuk Meski Tidur Cukup? Bisa Jadi Ini Penyebabnya
2 jam yang lalu
Mengintip Kunci Sukses...
Mengintip Kunci Sukses Anas Fikry dan Risky Adelia Regina Putri: Padukan Kehangatan Keluarga dan Aksi Sosial
2 jam yang lalu
Rahasia di Balik Kesuksesan...
Rahasia di Balik Kesuksesan Pembukaan Hotel, Ternyata Bukan Saat Gunting Pita
12 jam yang lalu
Dari Aspal Jalanan Menuju...
Dari Aspal Jalanan Menuju Layar Kaca: Kisah Inspiratif Samsul Ma'rif 'Raja Bacot' Mengubah Nasib lewat Konten Game
13 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved