Kho Ping Hoo, Suling Emas Jilid 7 Bagian 9

Kho Ping Hoo, Suling...
Suling Emas, karya : Asmaraman S Kho Ping Hoo
A A A
Kho Ping Hoo, Suling Emas

"Ya!" jawab Kwee Seng dengan suara penuh keyakinan. "Karena inilah cara terbaik untuk menyenangkan hatimu, untuk membalas budimu. Aku menerima permintaanmu dengan kesungguhan hati, walaupun kita sama tahu bahwa aku tidak mencintamu." Hal inilah yang mengganggu perasaan hati Kwee Seng tadi, maka kini ia terpaksa mengucapkannya agar ia tidak merasa seperti seorang penipu.

"Ah, terima kasih...!" Nenek itu tahu-tahu sudah merangkulnya dan menangis, mendekapkan muka pada dadanya, berbisik-bisik, "Terima kasih... Kwee-koko (Kanda Kwee)... sekarang matipun aku tidak akan penasaran lagi..."

Girang rasa hati Kwee Seng. Ternyata dugaannya cocok. Nenek ini ingin mendapatkan kenang-kenangan manis untuk dibawa mati. Biarlah ia memenuhi hasrat hati ini, bukan menipu, melainkan bersandiwara, karena bukankah tadi ia sudah menyatakan sejujurnya bahwa ia memenuhi permintaan ini hanya untuk membalas budi, sama sekali bukan karena cinta? Betapapun juga, meremang bulu tengkuknya mendengar suara halus nenek itu menyebutnya "kakanda"!

"Niocu..." katanya perlahan sambil mengelus rambut di kepala yang bersandar di dadanya. Menggigil tubuh yang bersandar dan merapat padanya itu ketika mendengar sebutan "niocu". "Karena keadaan tidak mengijinkan, maka kita menikah tanpa upacara. Biarlah Tuhan yang menyaksikan pernikahan kita tanpa upacara ini, menyaksikan bahwa pada saat ini aku, Kwee Seng menyatakan dirimu sebagai isteriku."

"Dan aku, Nenek Neraka Bumi, pada saat ini menyatakan bahwa kau menjadi suamiku... ah, Koko, betapa rindu hatiku selama tiga tahun ini! Hampir gila aku dibuatnya, melihat engkau sama sekali tidak pernah pedulikan aku...!" Nenek itu memeluknya makin erat.

Biarpun keadaan di situ amat gelap, Kwee Seng masih meramkan matanya! Akan tetapi hidungnya kembang-kempis, bau harum yang selalu ia rasakan apabila nenek itu mendekatinya, kini makin menghebat. Sedap harum mengusir rasa muak dan jijik yang tadinya mulai menggerogoti hatinya. Dan lengan yang merangkulnya begitu halus! Begitu halus dan hangat.

Dan ia teringat betapa sepasang mata nenek ini amat indahnya. Di dalam gelap itu, terbayanglah oleh Kwee Seng akan semua kemesraan yang baru pertama kali dialaminya selama hidupnya, yaitu ketika ia berjumpa dengan Ang-siauw-hwa. Hatinya tergerak dan tanpa ia sadari, ia balas memeluk dan ia menundukkan mukanya. Tanpa ia ketahui, nenek itupun sedang menghadapkan muka kepadanya, sehingga muka mereka bertemu.

Kwee Seng tersentak kaget. Muka itu halus kulitnya seperti muka Ang-siauw-hwa ketika dahulu ia menciumnya. Ah, Kwee Seng, kau sudah menjadi gila, ia mengumpat diri. Ini nenek, tua bangka bermuka keriputan, hampir mati! Pikirannya dan perasaannya membantah, namun kenyataannya, ia bukan seorang nenek yang sudah tua, melainkan dalam perasannya ia memeluk Ang-siauw-hwa! Beberapa kali ia menciumi muka wanita dalam pelukannya ini, tangannya meraba-raba membelai muka, rambut dan leher. Ia yakin, ini Ang-siauw-hwa! Akan tetapi Ang-siauw-hwa sudah meninggal dunia! Mana mungkin?

"Kwee-koko... ah, betapa cintaku kepadamu..." Nenek itu berbisik-bisik dan terisak penuh kebahagiaan dan haru.

Suaranya pun suara Ang-siauw-hwa!

"Kwee-koko, betapa rindunya aku kepadamu..."

Kwee Seng teringat akan batu api dan pelita yang ia letakkan di atas lantai. Tangannya meraba-raba dan lain saat ia telah mencetuskan batu api sehingga bunga api berpijar-pijar memberi penerangan sekilatan saja. Namun sinar terang sekilat itu cukuplah sudah. Tangannya menggigil. Dalam kilatan sinar bunga api itu ia melihat muka yang halus, cantik jelita, hidung mancung bibir merah mata indah. Muka Ang-siauw-hwa!

"Koko, jangan nyalakan pelita, aku... malu..."

Dalam gelap Kwee Seng terbelalak. Akan tetapi ia segera memeluk wanita itu, penuh kasih sayang, penuh kerinduan yang selama ini ditekan-tekannya.

"Kekasihku..., kau.. kau Kim Lin... Ang-siauw-hwa... alangkah rinduku kepadamu!"

Kwee Seng menjadi seperti gila. Ia menumpahkan seluruh rasa rindu dan cintanya, bahkan cinta kasihnya yang pernah ia kandung terhadap diri Liu Lu Sian, ia tumpahkan kepada nenek itu! Kesadarannya kadang-kadang memperingatkannya bahwa yang berada dalam pelukannya adalah seorang nenek akan tetapi ia tidak mau menerima peringatan ini, karena menurut perasaannya ia berkasih-kasihan mesra dengan seorang wanita muda yang dalam anggapannya kadang-kadang seperti Ang-siauw-hwa dan kadang-kadang seperti Liu Lu Sian! (Bersambung)
(dwi)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kho Ping Hoo, Suling...
Kho Ping Hoo, Suling Emas Jilid 1 Bagian 4
Kho Ping Hoo, Suling...
Kho Ping Hoo, Suling Emas Jilid 3 Bagian 6
Kho Ping Hoo, Suling...
Kho Ping Hoo, Suling Emas Jilid 28
Kho Ping Hoo, Suling...
Kho Ping Hoo, Suling Emas Jilid 6 Bagian 3
Kho Ping Hoo, Suling...
Kho Ping Hoo, Suling Emas Jilid 12 Bagian 8
Kho Ping Hoo, Suling...
Kho Ping Hoo, Suling Emas Jilid 18 Bagian 12
Kho Ping Hoo, Suling...
Kho Ping Hoo, Suling Emas Jilid 4 Bagian 1
Kho Ping Hoo, Suling...
Kho Ping Hoo, Suling Emas Jilid 16 Bagian 12
Kho Ping Hoo, Suling...
Kho Ping Hoo, Suling Emas Jilid 18 Bagian 1
Kho Ping Hoo, Suling...
Kho Ping Hoo, Suling Emas Jilid 19 Bagian 2
Kho Ping Hoo, Suling...
Kho Ping Hoo, Suling Emas Jilid 10 Bagian 11
Kho Ping Hoo, Suling...
Kho Ping Hoo, Suling Emas Jilid 11 Bagian 6
Kho Ping Hoo, Suling...
Kho Ping Hoo, Suling Emas Jilid 8 Bagian 9
Kho Ping Hoo, Suling...
Kho Ping Hoo, Suling Emas Jilid 1 Bagian 2
Kho Ping Hoo, Suling...
Kho Ping Hoo, Suling Emas Jilid 15 Bagian 3
Rekomendasi
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
Banding, Ariyanto Bakri...
Banding, Ariyanto Bakri Tetap Dihukum 16 Tahun di Kasus Suap CPO dan Bayar Uang Pengganti Rp21 Miliar
Pakar Hukum: UU Polri...
Pakar Hukum: UU Polri yang Baru Akomodasi Kepentingan Masyarakat dan Kepolisian
Berita Terkini
Grillz Mawar Biru Jennie...
Grillz Mawar Biru Jennie BLACKPINK Jadi Perbincangan, Ada yang Menyebut Mirip Gigi Berlubang
Cari Tontonan Plot Twist?...
Cari Tontonan Plot Twist? Ini 5 Microdrama V+Short yang Wajib Masuk Watchlist
Video Persalinan Amanda...
Video Persalinan Amanda Manopo dan Baby Zac Viral, Ucapan soal Anak Kedua Curi Perhatian
Solusi Tepat Menghadapi...
Solusi Tepat Menghadapi Situasi Mendadak dalam Perjalanan Bisnis
Thariq Halilintar dan...
Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Terkait Kasus Hanania Travel
Sering Melihat Ibu Berjalan...
Sering Melihat 'Ibu' Berjalan di Rumah, Keluarga Rimar Baru Sadar Ada yang Janggal
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved