Studi: Tinggi Badan Dapat Menentukan Risiko Kanker
Rabu, 25 Januari 2023 - 07:11 WIB
Susannah Brown, manajer program sains untuk World Cancer Research Fund International, menjelaskan mengapa tinggi badan seseorang memengaruhi risiko kanker mereka.
“Yang paling penting untuk diingat adalah bahwa bukan tinggi badan seseorang itu sendiri yaitu jarak dari kepala ke kaki yang meningkatkan risiko kanker. Sebaliknya, itu adalah proses yang dialami tubuh Anda untuk membuat Anda tinggi yang terkait dengan kanker,” jelas Brown.
Dengan kata lain, tinggi badan orang dewasa terakhir seseorang adalah representasi visual dari proses pertumbuhan yang telah dialami tubuh dari konsepsi hingga dewasa.
“Proses ini dipengaruhi tidak hanya oleh gen mereka, tetapi juga oleh faktor perkembangan yang dapat dimodifikasi misalnya faktor pertumbuhan seperti insulin, hormon pertumbuhan, dan hormon seks seperti estrogen di dalam rahim, dan selama masa kanak-kanak dan remaja,” kata Brown.
Baca Juga: Benarkah Sering Memakai Bra Kawat Sebabkan Kanker Payudara? Begini Penjelasannya
"Jadi tinggi badan harus dianggap hanya sebagai penanda, atau indikator, dari seluruh rangkaian peristiwa dan pengalaman dari konsepsi hingga dewasa dan itu mengidentifikasi aspek apa dari proses ini yang mempengaruhi risiko kanker yang penting," tambahnya.
“Yang paling penting untuk diingat adalah bahwa bukan tinggi badan seseorang itu sendiri yaitu jarak dari kepala ke kaki yang meningkatkan risiko kanker. Sebaliknya, itu adalah proses yang dialami tubuh Anda untuk membuat Anda tinggi yang terkait dengan kanker,” jelas Brown.
Dengan kata lain, tinggi badan orang dewasa terakhir seseorang adalah representasi visual dari proses pertumbuhan yang telah dialami tubuh dari konsepsi hingga dewasa.
“Proses ini dipengaruhi tidak hanya oleh gen mereka, tetapi juga oleh faktor perkembangan yang dapat dimodifikasi misalnya faktor pertumbuhan seperti insulin, hormon pertumbuhan, dan hormon seks seperti estrogen di dalam rahim, dan selama masa kanak-kanak dan remaja,” kata Brown.
Baca Juga: Benarkah Sering Memakai Bra Kawat Sebabkan Kanker Payudara? Begini Penjelasannya
"Jadi tinggi badan harus dianggap hanya sebagai penanda, atau indikator, dari seluruh rangkaian peristiwa dan pengalaman dari konsepsi hingga dewasa dan itu mengidentifikasi aspek apa dari proses ini yang mempengaruhi risiko kanker yang penting," tambahnya.
Lihat Juga :