Tekan Penyebaran Covid-19, ManyOption Buka Layanan Tes Corona
Rabu, 15 Juli 2020 - 15:44 WIB
Arif menambahkan, untuk memesan layanan tersebut sangatlah mudah. Pertama, unduh aplikasi ManyOption melalui Play Store di Android, kemudian pilih fitur Covid-19 Test. Setelahnya, pengguna dapat memilih layanan berupa rapid test, swab test, maupun suntik vitamin C. "Berikutnya pengguna tinggal mengklik 'Informasi dan Pemesanan', dan selanjutnya akan langsung dihubungkan ke WhatsApp layanan pemesanan. Informasi ini juga kami sampaikan lengkap di media sosial kami @manyoption dan situs kami manyoption.co.id," terang Arif.
Sementara, Marketing Communications Manager ManyOption, Riri Anggraheni Eka Rimandasari memaparkan sejumlah perbedaan layanan tes Covid-19 tersebut. "Rapid test adalah metode skrining awal untuk mendeteksi antibodi, yaitu IgM dan IgG, yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan virus Corona . Namun, pembentukan antibodi ini memerlukan waktu, bahkan bisa sampai beberapa minggu. Hal inilah yang bisa menyebabkan keakuratan dari rapid test cukup rendah," tukasnya.
(Baca juga: Jalani Syuting Negotiations, Hyun Bin Terbang ke Yordania )
Untuk pemeriksaan dengan akurasi tinggi maka dapat menggunakan layanan swab test, yang sering juga disebut tes PCR (polymerase chain reaction). Dalam swab test corona, petugas medis akan mengambil sampel apus dari saluran pernapasan, seperti hidung dan tenggorokan. Sampel ini kemudian diperiksa di bawah mikroskop untuk mendeteksi ada tidaknya DNA virus corona.
" Tes PCR menganalisis DNA atau RNA (materi genetik virus) yang terdapat dalam virus. Meski sampel hanya mengandung materi genetik dengan jumlah sedikit, pemeriksaan ini dapat melipatgandakan DNA atau RNA tersebut sehingga akurasinya lebih tinggi," ungkap Riri.
Sementara, Marketing Communications Manager ManyOption, Riri Anggraheni Eka Rimandasari memaparkan sejumlah perbedaan layanan tes Covid-19 tersebut. "Rapid test adalah metode skrining awal untuk mendeteksi antibodi, yaitu IgM dan IgG, yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan virus Corona . Namun, pembentukan antibodi ini memerlukan waktu, bahkan bisa sampai beberapa minggu. Hal inilah yang bisa menyebabkan keakuratan dari rapid test cukup rendah," tukasnya.
(Baca juga: Jalani Syuting Negotiations, Hyun Bin Terbang ke Yordania )
Untuk pemeriksaan dengan akurasi tinggi maka dapat menggunakan layanan swab test, yang sering juga disebut tes PCR (polymerase chain reaction). Dalam swab test corona, petugas medis akan mengambil sampel apus dari saluran pernapasan, seperti hidung dan tenggorokan. Sampel ini kemudian diperiksa di bawah mikroskop untuk mendeteksi ada tidaknya DNA virus corona.
" Tes PCR menganalisis DNA atau RNA (materi genetik virus) yang terdapat dalam virus. Meski sampel hanya mengandung materi genetik dengan jumlah sedikit, pemeriksaan ini dapat melipatgandakan DNA atau RNA tersebut sehingga akurasinya lebih tinggi," ungkap Riri.
(nug)
Lihat Juga :