Studi: Kafein Bisa Pengaruhi Jumlah Lemak Tubuh dan Risiko Diabetes

Minggu, 19 Maret 2023 - 23:32 WIB
“Konsentrasi kafein plasma yang diprediksi secara genetik lebih tinggi dikaitkan dengan BMI yang lebih rendah dan massa lemak seluruh tubuh,” tulis para peneliti dalam makalah, seperti dikutip dari Science Alert, Minggu (19/3/2023).

Selain berpengaruh pada BMI, kafein plasma lebih tinggi juga dikaitkan dengan risiko diabetes tipe 2 yang lebih rendah. Sekitar setengah dari efek kafein pada diabetes tipe 2 diperkirakan dimediasi melalui pengurangan BMI.

Studi ini melibatkan data sekitar 10.000 orang yang dikumpulkan dari database genetik. Penelitian berfokus pada variasi di dalam atau di dekat gen spesifik yang terkait dengan kecepatan pemecahan kafein.

Secara umum, mereka yang memiliki variasi mempengaruhi gen, cenderung memecah kafein lebih lambat sehingga memungkinkannya bertahan lebih lama di dalam darah. Meski begitu, secara umum konsumsi kafein mereka juga cenderung lebih sedikit.

Pendekatan yang disebut pengacakan mendel digunakan untuk menentukan apakah ada kemungkinan hubungan kausal antara variasi, penyakit seperti diabetes, massa tubuh, dan faktor gaya hidup.

Baca Juga: Sering Ngopi? Ketahui Inilah Dampak Negatif Terlalu Banyak Konsumsi Kafein
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!