Jamu Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Dunia UNESCO, Begini Proses Panjang yang Dilalui

Rabu, 13 Desember 2023 - 06:40 WIB
Untuk mendapatkan predikat tersebut, banyak perjuangan yang dilakukan oleh GP Jamu. Awalnya, Dwi Ranny Pertiwi Zarman mengarahkan pembentukan tim riset khusus dengan ketua Jony Yuwono, untuk mengikuti alur dan seleksi penominasian dari UNESCO pada 2019.

Perjalanan dilanjut dengan Jony Yuwono bersama tim melakukan penyusunan dokumen nominasi form ICH 02 dan melakukan riset secara aktif di 4 provinsi yakni Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, dan DKI Jakarta.

“Awalnya kita diberi form yang berisi 42 pertanyaan. Namun, tiap-tiap pertanyaan itu ada batas kata. Jadi tantangannya adalah bagaimana kita menceritakan budaya sehat jamu ini yang memiliki sejarah 1.200 tahun hanya dalam 500 kata," Jony Yuwono selaku Ketua Tim Riset GP Jamu dalam konferensi pers yang digelar di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (12/12/2023).

"Oleh karena itu, tim yang beranggotakan 22 orang melakukan survei kepada 420 anggota komunitas yang terdiri dari wanita usia 50 tahun ke atas, yang mayoritas tidak bisa baca tulis dan hanya fasih berbahasa Jawa. Jadi bayangkan, kita perlu mengevaluasi berkas pertanyaan (dengan tantangan) tersebut,” lanjutnya.

Baca Juga: 7 Jamu Herbal yang Ditetapkan UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!