11 Gejala Gondongan pada Anak dan Cara Mengobatinya

Selasa, 09 Januari 2024 - 09:05 WIB
Gondongan adalah penyakit virus menular yang disebabkan oleh sekelompok paramyxovirus, umum terjadi pada masa kanak-kanak. Kondisi ini memiliki gejala. Foto/Verywell Family
JAKARTA - Gondongan adalah penyakit virus menular yang disebabkan oleh sekelompok paramyxovirus, umum terjadi pada masa kanak-kanak. Kondisi ini memiliki gejala berupa pembengkakan pada kelenjar parotis atau air liur, demam, dan nyeri badan.

MMR atau campak, gondong, rubella adalah tindakan pencegahan terhadap penyakit ini. Dokter mengatakan kebanyakan orang yang terinfeksi dapat menyebarkan virus gondongan melalui beberapa cara.



Berikut cara gondangan menyebar dilansir dari Times Now News, Selasa (9/1/2024).

Cara Gondongan Menyebar



1. Bersin, batuk, atau berbicara

2. Berbagi benda yang mengandung air liur yang

terinfeksi, seperti mainan, cangkir, dan peralatan

makan

3. Berolahraga, menari, berciuman, atau berpartisipasi dalam aktivitas lain yang melibatkan kontak dekat dengan orang lain

Baca Juga: Hati-Hati, Gondongan Menyebar dengan Cara seperti Pilek dan Flu

Ibu berisiko lebih tinggi jika mereka terinfeksi pada trimester pertama kehamilannya sebagai komplikasi utama penyakit ini. Komplikasi lain lebih parah daripada orkitis dan lebih sering terjadi pada orang yang tidak divaksinasi termasuk pankreatitis, meningitis, ensefalitis, dan miokarditis.

Tanda dan Gejala Gondongan



Menurut Johns Hopkins Medicine, gejala awal penyakit gondongan seringkali bersifat liar, dan banyak orang tidak menunjukkan gejala sama sekali. Gejalanya juga tidak langsung muncul. Sebab, masa inkubasi berkisar antara tujuh hingga 25 hari. Beberapa gejala ringan meliputi:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!