Jaga Kualitas Udara, Warga Jakarta Diajak Setop Bakar Sampah Sembarangan
Rabu, 12 Agustus 2020 - 09:09 WIB
"Kalau ada satu hal yang kita dapat pelajari dari krisis Covid-19 ini adalah bahwa paru-paru kita penting. Orang-orang dengan paru-paru lemah, akan semakin rentan menjadi korban virus seperti ini," tulis Novita dalam petisi yang telah terkonfirmasi tersebut.
Atas dasar itu, Novita meminta Gubernur DKI, Anies Baswedan untuk lebih tegas lagi dalam mengatasi permasalahan udara di ibukota, terutama terkait pembakaran sampah domestik yang masih banyak ditemukan di Jakarta. "Meskipun Perda No 3 Tahun 2013 sudah mengatur larangan aktivitas pembakaran sampah, namun sayangnya hal tersebut hanya jadi sebatas aturan semata, tidak pernah ada penerapan di lapangan secara nyata," ujar Novita.
(Baca juga: New Normal, Penyandang Diabetes Membutuhkan Terapi Inovatif dan Individual )
Selain itu, lanjut Novita, aktivitas pembakaran sampah juga turut dilakukan oleh industri dan pada praktiknya, pengawasan dan penindakan terhadap aktivitas ini juga dilakukan secara tidak transparan oleh pemerintah DKI Jakarta. "Melalui petisi ini, saya meminta Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengambil langkah preventif dalam menanggulangi masalah polusi udara di Jakarta yang disebabkan oleh pembakaran sampah baik oleh masyarakat maupun industri," sebutnya.
Sebelumnya, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang bergerak di isu lingkungan, Greenpeace, mengeluarkan rilis terkait kualitas udara Jakarta di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang masih dalam kategori tidak sehat.
Atas dasar itu, Novita meminta Gubernur DKI, Anies Baswedan untuk lebih tegas lagi dalam mengatasi permasalahan udara di ibukota, terutama terkait pembakaran sampah domestik yang masih banyak ditemukan di Jakarta. "Meskipun Perda No 3 Tahun 2013 sudah mengatur larangan aktivitas pembakaran sampah, namun sayangnya hal tersebut hanya jadi sebatas aturan semata, tidak pernah ada penerapan di lapangan secara nyata," ujar Novita.
(Baca juga: New Normal, Penyandang Diabetes Membutuhkan Terapi Inovatif dan Individual )
Selain itu, lanjut Novita, aktivitas pembakaran sampah juga turut dilakukan oleh industri dan pada praktiknya, pengawasan dan penindakan terhadap aktivitas ini juga dilakukan secara tidak transparan oleh pemerintah DKI Jakarta. "Melalui petisi ini, saya meminta Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengambil langkah preventif dalam menanggulangi masalah polusi udara di Jakarta yang disebabkan oleh pembakaran sampah baik oleh masyarakat maupun industri," sebutnya.
Sebelumnya, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang bergerak di isu lingkungan, Greenpeace, mengeluarkan rilis terkait kualitas udara Jakarta di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang masih dalam kategori tidak sehat.
Lihat Juga :