Review Film Civil War: Horor Perang Saudara di Mata Jurnalis Foto

Selasa, 30 April 2024 - 12:52 WIB
Foto: A24

Ada empat jurnalis yang menjadi karakter utamanya, dan mereka berada dalam satu mobil menuju White House di Washington, D.C. Misi mereka adalah mewawancarai Presiden AS (Nick Offerman) sebelum ia jatuh dari tampuk kekuasaannya, seperti yang diramalkan banyak orang.

Mereka adalah Lee Smith (Kirsten Dunst), jurnalis foto legendaris dari Colorado yang prestasinya disamakan dengan jurnalis legendaris dari masa Perang Dunia II, Lee Miller. Ia punya banyak pengalaman sebagai jurnalis perang.

Rekannya adalah Joel (Wagner Moura), jurnalis dari Reuters. Lalu ada jurnalis veteran dari The New York Times, Sammy (Stephen McKinley Henderson) yang juga merupakan mentor Lee. Namun fisiknya sudah sangat rapuh hingga sebenarnya tak cocok lagi berada di medan perang.

Terakhir, ada Jessie (Cailee Paeny), gadis berusia 23 tahun yang ingin menjadi jurnalis foto seperti Lee Smith.

Yang menarik dari Civil War adalah, keempat protagonis ini tidaklah ditempatkan sebagai pahlawan dalam cerita. Mereka murni ditempatkan sebagai jurnalis, dan bekerja dengan pola pikir jurnalis yang hanya ingin melaporkan kejadian penting dalam sejarah dan mendapatkan berita atau foto eksklusif.

Alih-alih menolong orang tertembak, mereka sibuk mengabadikan peristiwa itu. Civil War juga menggambarkan kedisiplinan para jurnalis, yang selalu berada di belakang pasukan mana pun yang mereka temui, demi mengambil gambar terbaik tanpa mengorbankan nyawa mereka.

Semua berjalan sesuai standar kerja jurnalistik, sampai Lee merasa dirinya harus melindungi Jessie yang masih amatir dan polos, yang syok kala melihat orang digantung dalam kondisi masih hidup dengan penuh luka. Dari sinilah penonton mulai diperlihatkan sisi humanis Lee.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!