Mengenal Skincare Beretiket Biru, Mengandung Obat Keras yang Berbahaya untuk Kulit
Senin, 06 Mei 2024 - 15:31 WIB
Sementara, kata Irwan, banyak masyarakat yang belum paham terkait skincare beretiket biru ini. Mereka menganggapnya kosmetik biasa, padahal obat karena ada kandungan tambahan obat keras di dalamnya.
Penggunaannya pun tidak boleh sembarangan dan jangka waktunya terbatas. Tapi, hal itu tidak dilakukan karena masyarakat tidak paham.
“Tentunya efeknya sangat berbahaya bagi kesehatan. Di samping itu juga kerugian dari sisi ekonomi orang-orang yang sudah mematuhi ketentuan akan tergerus pasarnya dengan yang tidak memenuhi ketentuan,” tuturnya.
Untuk itu, BPOM membuat aturan untuk pengawasan klinik kecantikan yang mendistribusikan skincare beretiket biru. Sebab, produk tersebut sangat berbahaya.
“Kita lihat gimana skincare bertiket biru, kalau kita anggap kosmetik gak bisa karena ada bahan obatnya, sementara disebut kosmetik juga gak bisa. Dia juga gak ada izin edar dan dia gak diproduksi di industri benar yang punya sertifikat khusus,” beber Irwan.
Penggunaannya pun tidak boleh sembarangan dan jangka waktunya terbatas. Tapi, hal itu tidak dilakukan karena masyarakat tidak paham.
“Tentunya efeknya sangat berbahaya bagi kesehatan. Di samping itu juga kerugian dari sisi ekonomi orang-orang yang sudah mematuhi ketentuan akan tergerus pasarnya dengan yang tidak memenuhi ketentuan,” tuturnya.
Untuk itu, BPOM membuat aturan untuk pengawasan klinik kecantikan yang mendistribusikan skincare beretiket biru. Sebab, produk tersebut sangat berbahaya.
“Kita lihat gimana skincare bertiket biru, kalau kita anggap kosmetik gak bisa karena ada bahan obatnya, sementara disebut kosmetik juga gak bisa. Dia juga gak ada izin edar dan dia gak diproduksi di industri benar yang punya sertifikat khusus,” beber Irwan.
Lihat Juga :