Agnez Mo Serukan All Eyes on Rafah usai Samakan Genosida dengan Perang
Jum'at, 31 Mei 2024 - 09:00 WIB
Foto/Instagram Story Agnez Mo
Baca Juga: Agnez Mo Tuntut Orang yang Memfitnahnya Buntut Minum Kopi Produk Pro-Israel
"Saya katakan lagi. Tidak ada pembenaran untuk pembantaian anak-anak," tulis Agnez dalam bahasa Inggris dikutip Jumat (31/5/2024).
Lebih lanjut, perempuan 37 tahun tersebut menyatakan pentingnya sebuah nyawa, termasuk keselamatan anak-anak. Ia pun menyinggung soal kemanusiaan dan membela seluruh umat manusia.
"Semuanya. Anda tidak bisa memilih siapa yang ingin diselamatkan. Tidak ada satu nyawa yang lebih berharga dari yang lain. Anda harus menyelamatkan semuanya. Anda tidak bisa membuat persyaratan siapa yang lebih dikasihi, disayangi, dan lebih dipedulikan," jelasnya.
"Tak ada seorang pun, kataku, yang pantas dibunuh, diperkosa, atau diculik. Tidak peduli apa pun rasnya. Jika Anda memilih siapa yang perlu diselamatkan, maka Anda sama sekali tidak berbicara tentang kemanusiaan. Anda harus membela seluruh umat manusia," sambungnya.
Baca Juga: Agnez Mo Tuntut Orang yang Memfitnahnya Buntut Minum Kopi Produk Pro-Israel
"Saya katakan lagi. Tidak ada pembenaran untuk pembantaian anak-anak," tulis Agnez dalam bahasa Inggris dikutip Jumat (31/5/2024).
Lebih lanjut, perempuan 37 tahun tersebut menyatakan pentingnya sebuah nyawa, termasuk keselamatan anak-anak. Ia pun menyinggung soal kemanusiaan dan membela seluruh umat manusia.
"Semuanya. Anda tidak bisa memilih siapa yang ingin diselamatkan. Tidak ada satu nyawa yang lebih berharga dari yang lain. Anda harus menyelamatkan semuanya. Anda tidak bisa membuat persyaratan siapa yang lebih dikasihi, disayangi, dan lebih dipedulikan," jelasnya.
"Tak ada seorang pun, kataku, yang pantas dibunuh, diperkosa, atau diculik. Tidak peduli apa pun rasnya. Jika Anda memilih siapa yang perlu diselamatkan, maka Anda sama sekali tidak berbicara tentang kemanusiaan. Anda harus membela seluruh umat manusia," sambungnya.
Lihat Juga :