Unilever dan Google Berkolaborasi Dorong Digitalisasi Bank Sampah
Kamis, 20 Agustus 2020 - 10:20 WIB
Salah satu upaya yang dilakukan Unilever untuk mencapai target tersebut, seperti sudah banyak diketahui, adalah dengan memperkenalkan program Bank Sampah berbasis komunitas sejak 2008. Hingga saat ini, perusahaan multinasional itu telah membangun 3.858 unit bank sampah dan mengurangi 12.487 ton sampah non-organik. (Baca Juga: Kiat Dampingi Anak Sekolah di Rumah )
Lalu, sejalan dengan upaya pemerintah untuk menggalakkan digitalisasi Bank Sampah, Unilever juga berkolaborasi dengan Google mendampingi pebisnis Bank Sampah mendaftarkan diri di platform Google My Business (https://www.google.com/business/). Informasi mengenai Bank Sampah mereka akan muncul saat pengguna mencari nama bisnis atau nama bidang usaha di search engine dan Google Maps.
Saat ini, lebih dari 300 Bank Sampah binaan Unilever telah terdaftar di Google My Business. Untuk mengetahui data bank sampah mana yang telah terhubung dengan platform Google My Business, Anda dapat mengunjungi situs www.unilever.co.id/sustainable-living/yayasan-unilever-indonesia/program-lingkungan/.
Lalu, sejalan dengan upaya pemerintah untuk menggalakkan digitalisasi Bank Sampah, Unilever juga berkolaborasi dengan Google mendampingi pebisnis Bank Sampah mendaftarkan diri di platform Google My Business (https://www.google.com/business/). Informasi mengenai Bank Sampah mereka akan muncul saat pengguna mencari nama bisnis atau nama bidang usaha di search engine dan Google Maps.
Saat ini, lebih dari 300 Bank Sampah binaan Unilever telah terdaftar di Google My Business. Untuk mengetahui data bank sampah mana yang telah terhubung dengan platform Google My Business, Anda dapat mengunjungi situs www.unilever.co.id/sustainable-living/yayasan-unilever-indonesia/program-lingkungan/.
(tsa)
Lihat Juga :