Kemenkes Sebut Oralit Bisa Bantu Mengurangi Gejala Batuk
Jum'at, 28 Juni 2024 - 09:53 WIB
Lebih lanjut Liliek menjelaskan, lapisan perlindungan saluran napas bagian atas terdiri dari dua lapisan yautu cairan kental atau gel layer dan cairan bening atau sol layer. ''Saat dehidrasi atau cuaca panas, maka lapisan sol layer atau solusio layer atau lapisan bening tersebut mudah menguap dan kering sehingga tersisa lapisan gel yang lengket dan bikin batuk,”ujar Liliek.
Karena lapisan silia atau bulu getar saluran napasnya lengket, lanjut dia, maka perlu diencerkan segera dengan minum banyak yang mengandung elekrolit fisiologis atau nacl fisiologis yang ada dalam kandungan pocari ion water ataupun oralit yang mudah didapatkan.
“Bisa juga dengan dinebulizer atau diuap dengan nacl 0,9%. Ya termudah diberikan oralit untuk mengemcerkan lapisan solusio layer yang menguap dan harus diminum sering supaya lapisan tersebut segera terbentuk dan tidak kering,” pungkasnya.
Baca Juga: 6 Pos Sektor Khusus Masjid Nabawi untuk Layani Jemaah Haji Indonesia
Sebelumnya Andi Yuliani Paris, Anggota Timwas Haji yang juga Anggota Komisi VII menyayangkan adanya jemaah asal Pandeglang yang diberikan oralit saat sakit batuk. Menurutnya, petugas haji menangani masalah jemaah secara tidak tepat. "Perlu kesungguhan dari petugas haji untuk menangani masalah dengan tepat. Sakit batuk obatnya oralit, ya berarti tidak menyelesaikan masalah," kata dia.
Karena lapisan silia atau bulu getar saluran napasnya lengket, lanjut dia, maka perlu diencerkan segera dengan minum banyak yang mengandung elekrolit fisiologis atau nacl fisiologis yang ada dalam kandungan pocari ion water ataupun oralit yang mudah didapatkan.
“Bisa juga dengan dinebulizer atau diuap dengan nacl 0,9%. Ya termudah diberikan oralit untuk mengemcerkan lapisan solusio layer yang menguap dan harus diminum sering supaya lapisan tersebut segera terbentuk dan tidak kering,” pungkasnya.
Baca Juga: 6 Pos Sektor Khusus Masjid Nabawi untuk Layani Jemaah Haji Indonesia
Sebelumnya Andi Yuliani Paris, Anggota Timwas Haji yang juga Anggota Komisi VII menyayangkan adanya jemaah asal Pandeglang yang diberikan oralit saat sakit batuk. Menurutnya, petugas haji menangani masalah jemaah secara tidak tepat. "Perlu kesungguhan dari petugas haji untuk menangani masalah dengan tepat. Sakit batuk obatnya oralit, ya berarti tidak menyelesaikan masalah," kata dia.
Lihat Juga :