ASEAN Sepakati Tujuh Upaya Kerja Sama Pariwisata di Tengah Pandemi COVID-19

Jum'at, 01 Mei 2020 - 19:02 WIB
Pertemuan Special Meeting of the ASEAN Tourism Ministers (M-ATM) on Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) yang digelar Kemenparkraf. Foto Istimewa
.JAKARTA - Tujuh upaya kerja sama di bidang pariwisataberhasil disepakati oleh negara-negara anggota ASEAN. Upaya tersebut sebagai langkah mitigasi terhadap sektor yang dianggap paling terpukul akibat pandemi COVID-19.

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Angela Tanoesoedibjo mewakili Indonesia dalam pertemuan para menteri pariwisata negara-negara ASEAN dalam “Special Meeting of the ASEAN Tourism Ministers (M-ATM) on Coronavirus Disease 2019 (COVID-19)” pada Rabu (29/4) malam lalu.



"Kerja sama yang kuat dibutuhkan dalam upaya menangani bersama dampak COVID-19 dalam sektor pariwisata di kawasan ASEAN. Saatnya kita semua para anggota ASEAN untuk bersama. Dengan bersama kita bisa kuat," ungkap Angela.

Dalam siaran pers yang dibagikan Kemenparkraf, Jumat (1/5) dijelaskan, pertemuan tersebut menghasilkan_joint statement_ yang memuat tujuh point hasil kesepakatan bersama seluruh menteri pariwisata dari negara-negara ASEAN untuk memperkuat kerja sama pariwisata, salah satu sektor ekonomi yang paling terpukul dalam pandemi.

Pertama, para menteri sepakat untuk membina koordinasi ASEAN dalam mempercepat pertukaran informasi tentang perjalanan, terutama terkait standar kesehatan dan langkah-langkah lain yang diperlukan negara-negara anggota ASEAN dalam mengendalikan penyebaran wabah COVID-19 melalui peningkatan operasi Tim Komunikasi Krisis Pariwisata ASEAN (ATCCT).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!