Prevalensi Diabetes Meningkat, Novo Nordisk dan Bio Farma Kolaborasi Produksi Insulin

Senin, 15 Juli 2024 - 15:25 WIB
Novo Nordisk, dia menjelaskan, menghadirkan keahliannya dalam perawatan diabetes dan produksi insulin dalam kolaborasi ini. Sementara Bio Farma menghadirkan kemampuan manufaktur lokalnya yang sudah mapan.

"Dengan menggabungkan kekuatan kedua belah pihak, kemitraan ini bertujuan untuk menciptakan landasan yang lebih kuat dan berkelanjutan dalam pengelolaan diabetes di Indonesia," urainya.

Kerja sama ini menegaskan potensi kolaborasi yang saling menguntungkan bagi perusahaan multinasional dan domestik, yang pada akhirnya memberikan manfaat bagi kesehatan masyarakat Indonesia.

"Novo Nordisk dan Bio Farma bersama-sama menargetkan untuk memberikan dampak positif bagi hampir satu juta orang dengan diabetes dalam dekade mendatang," tukasnya.

Sreerekha Sreenivasan, Vice President dan General Manager Novo Nordisk Indonesia mengatakan, di Novo Nordisk, pihaknya berjalan dengan visi untuk mendorong perubahan pada penyakit kronis yang serius.

"Memperbaiki kualitas kehidupan orang dengan diabetes sangat penting untuk mewujudkan visi ini, dan kami berupaya untuk memberikan akses yang setara terhadap penanganan diabetes. Kolaborasi dengan Bio Farma dalam ini memperkuat komitmen kami untuk Indonesia,” kata Sreerekha.

Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, diperkirakan 80,6% orang dengan diabetes di Indonesia yang telah terdiagnosa dan mendapatkan perawatan, memiliki diabetes yang tidak terkontrol.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!